Siak

Jaksa Syafril Minta Majelis Hakim Adil, Sidang Kedelapan Perkara Dugaan Pemalsuan SK Menhut

JPU kembali terlibat perdebatan panas dengan Penasihat Hukum terdakwa Suratno Konadi dan Teten Effendi, di sidang perkara dugaan pemalsuan SK Menhut

Jaksa Syafril Minta Majelis Hakim Adil, Sidang Kedelapan Perkara Dugaan Pemalsuan SK Menhut
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Dr Mudzakir memberikan keterangan sebagai ahli di persidangan perkara dugaan pemalsuan SK Menhut nomor 17/Kpts.II1998, Kamis (23/5/2019). 

Menurut Mudzakir perlu dikaji dulu alasan apa yang berwewenang itu memberikan izin. Kalau alasannya tepat maka surat itu benar, seperti sudah diteliti.

Itu sesungguhnya tergantung pada institusi yang menerbitkan surat.

Ahli ini tidak memandang yurisprudensi bahwa tendensi kerugian saja sudah dapat dipidana.

Sedang ahli nengatakan kerugian itu harus nyata. JPU menuding ahki berimvrobisasi dengan pasal 21 ayat 3 UU korupsi.

JPU juga menuding ahli banyak berbeda dengan banyak ahli lainnya.

Sedangkan yurisprudensi yang tidak dianggap PH terdakwa dapat temukan dalam buku-buku yurisprudensi dan KUHP Prof Mulyatno pasal 263, dalam pengulasan. (Tribunpekanbaru/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved