Pemko Imbau ASN dan Pejabat tak Gunakan Mobil Dinas Untuk Mudik

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru tidak boleh membawa mobil dinas untuk mudik.

Pemko Imbau ASN dan Pejabat tak Gunakan Mobil Dinas Untuk Mudik
Tribun Pekanbaru/Rizky
Arus mudik dari Pekanbaru ke arah Kampar dan Sumatera Barat (Sumbar), atau yang dikenal dengan jalur lintas barat, pada Rabu (13/6/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer MBS menegaskan bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru tidak boleh membawa mobil dinas untuk mudik.

Larangan tersebut juga berlaku bagi para pejabat di lingkungan pemerintah kota

Noer menyebut bahwa larangan ini sudah tertuang pada surat edaran nomor: 700/Inspektorat/448 tentang imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan tahun 2019.

Ada poin yang melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi.

Satu di antaranya tidak boleh menggunakan kendaraan dinas untuk mudik.

"Fasilitas dinas seharusnya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan. Bukannya untuk mudik sampai ke luar kota," tegasnya kepada Tribun, Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, larangan ini baru sebatas imbauan, pasalnya tidak ada arahan untuk kandangkan mobil dinas.

Noer menyebut bahwa pemerintah kota hanya mengimbau agar para ASN dan pejabat tidak membawa mobil dinas untuk mudik.

"Kalau untuk dikandangkan tidak sampai di situ, ya kesadaran masing-masing ASN dan pejabat kita minta," ulasnya.

Selain itu, Noer tidak membeberkan sanksi terhadap oknum ASN atau pejabat yang melanggar poin dalam edaran.

Pada edaran itu didominasi poin larangan untuk menerima gratifikasi dalam bentuk apa saja.

Bahkan ASN maupun pejabat tidak boleh meminta gratifikasi kepada pelaku usaha.

Adanya edaran ini adalah upaya untuk menghindari terjadinya tindak pidana korupsi.

"Adanya praktek gratifikasi sesuai arahan KPK, adalah bentuk implikasi dari tindak pidana korupsi. Maka kita dari pemerintah kota melarang dengan tegas hal itu," sebutnya.(*)

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved