Pekanbaru
VIDEO: Puluhan Pasangan Mesum digaruk Satpol PP Pekanbaru saat Malam Ramadhan
Pengunjung sejumlah wisma dan penginapan di Kota Pekanbaru terperanjat melihat kedatangan petugas dari Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (22/5/2019) dini
Penulis: Fernando | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Pengunjung sejumlah wisma dan penginapan di Kota Pekanbaru terperanjat melihat kedatangan petugas dari Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (22/5/2019) dinihari.
Mereka tidak bisa berbuat banyak ketika terciduk berduaan di dalam kamar.
Ada dugaan pasangan ilegal itu berbuat mesum di dalam kamar.
Mereka bertambah panik karena tidak dapat memperlihatkan dokumen yang jadi bukti sebagai pasangan sah.
Pantauan Tribun, tim dari Satpol PP Pekanbaru melakukan razia malam Ramadhan 1440 H di sejumlah titik.
Mereka menyisir kos di Jalan Teuku Umar, Platinum Home Stay di Jalan Lokomotif dan The Palace Hotel di Jalan Kuantan.
Mereka juga menyisir Kawasan Jondul hingga Wisma Bintang Lima di Jalan Arifin Achmad.
Petugas langsung memeriksa identitas pasangan yang tertangkap basah memadu kasih.
Baca: Mengharukan, Foto-foto Jelang Pemakaman Ustaz Arifin Ilham di Ponpes Az Dzikra Gunung Sindur Jabar
Baca: Ladeni Persija di Liga 1, Pelatih PSIS Siapkan Matsunaga Shohei Masuk Skuad
Baca: Persiapan Liga 2, Jumat Malam PSPS Uji Coba Lawan Tim Tiga Naga
Petugas sempat menemukan kemasan kondom di satu kamar wisma. Banyak dari pengunjung berkilah saat hendak digaruk oleh petugas.
Kebanyakan beralasan hanya menginap karena kemalaman. Ada juga yang mengaku sebagai pasangan siri.
Petugas tidak mudah percaya. Mereka tetap mengamankan para pengunjung wisma dan penginapan yang terjaring razia malam Ramadhan 1440 H.
"Kami langsung amankan pasangan ilegal yang berduaan di kamar wisma atau penginapan," jelas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Operasional, Desheriyanto kepada Tribun usai razia.
Menurutnya, petugas langsung membawa pasangan yang kedapatan mesum di kamar ke Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru. Mereka berada di sana untuk pendataan lebih lanjut.
"Kami langsung meminta identitas dan mendata para pengunjung yang terjaring razia," ulasnya. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)