Berita Riau

Warga Diterkam Harimau di Inhil, BBKSDA Riau Imbau Pekerja dan Warga Sekitar Berhenti Beraktivitas

Kami mengimbau kepada para pekerja PT RIA serta masyarakat sekitar lokasi agar sementara waktu tidak melakukan aktivitas di sekitar TKP

Warga Diterkam Harimau di Inhil, BBKSDA Riau Imbau Pekerja dan Warga Sekitar Berhenti Beraktivitas
Istimewa
Mayat korban saat ditemukan warga di area perkebunan Akasia Kanal Sekunder 41 PT. RIA, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran Kabupaten Inhil, Kamis (23/5). 

Harimau Serang Warga Indragiri Hilir Riau, BBKSDA Riau Imbau Pekerja dan Warga Sekitar Berhenti Beraktivitas

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah menurunkan tim untuk melakukan koordinasi dengan Polsek setempat.

Pasca terjadinya kasus warga bernama M. Amri (32) diterkam Harimau di Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Tim ini akan segera melakukan sejumlah langkah lebih lanjut.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi korban.

"Kami juga menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas terjadinya peristiwa ini," katanya.

Baca: UPDATE Korban Tewas Serangan Harimau Di Pelangiran Inhil Riau Disemayamkan di Kampung Halamannya

"Kami mengimbau kepada para pekerja PT RIA serta masyarakat sekitar lokasi agar sementara waktu tidak melakukan aktivitas di sekitar TKP. Tidak melakukan tindakan yang dapat melukai dan atau membunuh satwa Harimau Sumatera karena satwa tersebut merupakan satwa langka yang dilindungi oleh negara," sambung dia.

Lanjut Suharyono, kepada masyarakat yang akan melakukan pengaduan terkait tumbuhan dan satwa liar yang dilindung
dapat melapor kepada call center BBKSDA Riau dengan Nomor 081374742981.

Untuk diketahui, BBKSDA Riau pada Kamis (23/5/2019), sekira pukul 13.00 WIB mendapat informasi dari Sabaruddin, Kapolsek Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

Tentang adanya warga bernama M Amri (32), asal Dusun Perasak, Desa Gapura Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat yang diduga meninggal akibat diserang oleh Harimau Sumatera di Kanal Sekunder 41 PT RIA, Desa Tanjung Simpang.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved