Dishub Bengkalis Akan Dirikan Tujuh Posko Layanan Selama Arus Mudik Lebaran

Dinas Perhubungan Bengkalis akan mendirikan tujuh posko layanan arus mudik, yang akan beroperasi tujuh hari sebelum sampai 7 hari sesudah Lebaran.

Dishub Bengkalis Akan Dirikan Tujuh Posko Layanan Selama Arus Mudik Lebaran
tribun pekanbaru
10 hari jelang Lebaran, kondisi pelabuhan domestik BSL Bengkalis masih sepi penumpang arus mudik Lebaran. Dishub Bengkalis akan membuka posko arus mudik di beberapa titik selama Lebaran nanti. 

tribunpekanbaru.com - Dinas Perhubungan Bengkalis bersama stakeholder lain, akan membuka tujuh posko pelayanan selama arus mudik Lebaran 2019. Posko yang disiapkan ini, akan beroperasi pada tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah Lebaran.

Hal ini diungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Bengkalis, Zul Asri, kepada tribun, Minggu (26/5) siang. Menurut dia, tujuh posko pelayanan akan ditempatkan di daerah rawan kecelakaan, macet, dan kepadatan penumpang.

"Untuk di Bengkalis, posko pelayanan akan kita buka di pelabuhan penyeberangan roro Bengkalis Desa Air Putih. Kemudian di Pelabuhan Domestik Bandar Sri Laksamana, dan Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja di Selat Baru," ungkap Zul Asri.

Kemudian satu posko lagi dibuka di Pelabuhan Penyeberangan Roro Sungai Selari Pakning, serta Penyeberangan Roro Rupat. Sisanya tiga lagi posko pelayanan ditempatkan di Duri dan Pinggir.

Selain menempatkan posko pelayanan, Dinas Perhubungan juga telah memetakan daerah rawan pada arus mudik 2019 ini. Menurut Zul Asri, ada beberapa titik yang akan menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

"Ada jalan buka tutup dalam masa perbaikan di jalan lintas Pekanbaru Dumai, tepatnya kilometer 13 Duri. Pekerjaan jalan ini kemungkinan akan dihentikan pada tujuh hari sebelum Lebaran, tentu akan rawan kemacetan nantinya. Untuk mengantisipasi ini, kita menempatkan personel Dishub dibantu Lantas Polres Bengkalis jika terjadi penumpukan penumpang di sana," terangnya.

Selain itu, nantinya juga akan dilakukan pembatasan kendaraan besar melintas pada masa arus mudik Lebaran, terutama kendaraan besar yang tidak membawa bahan makanan pokok atau keperluan umum lainnya.

"Kita menunggu edaran dari Kementerian Perhubungan terlebih dahulu. Kalau beberapa hari ini keluar, akan kita sampaikan edaran ini," kata dia.

Selain daerah tersebut, kemacetan dan kecelakaan juga rawan terjadi di sekitar Desa Muara Basung Pinggir. Di sana juga ada petugas yang disiapkan untuk mengatasi penumpukan kendaraan.

"Untuk Pulau Bengkalis sendiri, kerawanan penumpukan penumpang akan terjadi pada pelabuhan Roro baik di Bengkalis maupun di Pelabuhan Sungai Selari Pakning. Namun kita tidak batasi penyeberangan kalau sudah terjadi penumpukan, begitu kapal penuh langsung diangkut," ujarnya. (sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved