Indragiri Hulu

Hati-hati Saat Melintasi Jalan Ini, Jalan Lintas Rengat - Tembilahan Paling Rawan

Dinas Perhubungan Inhu telah melakukan survei terhadap lokasi rawan kemacetan, rawan bencana alam, dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Hati-hati Saat Melintasi Jalan Ini, Jalan Lintas Rengat - Tembilahan Paling Rawan
Tribun Pekanbaru/ Bynton Simanungkalit
Satu diantara titik Jalan Lintas Rengat - Tembilahan di Kecamatan Kuala Cenaku, Inhu yang rawan bencana alam.Hati-hati Saat Melintasi Jalan Ini, Jalan Lintas Rengat - Tembilahan Paling Rawan 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) telah melakukan survei terhadap lokasi rawan kemacetan, rawan bencana alam, dan rawan
kecelakaan lalu lintas yang ada di wilayah itu.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Inhu, Sarju menjelaskan, terdapat tiga jalan yang mereka survei, yakni Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah, dan Jalan Lintas Rengat - Tembilahan.

Selain itu, Dishub Inhu juga sudah memasang rambu-rambu berupa spanduk imbauan di titik-titik rawan.

Sarju menjelaskan, dari hasil survei, Jalan Lintas Rengat-Tembilahan paling banyak titik rawan, baik rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan bencana alam.

"Sepanjang Jalan Lintas Rengat-Tembilahan rawan tebing longsor karena abrasi air Sungai
Indragiri, oleh karena itu pengendara diimbau waspada saat melintasi jalan tersebut,"
kata Sarju.

Selain itu, Jalan Lintas Rengat-Tembilahan juga rawan banjir, karena letaknya berada di tepi Sungai Indragiri. Beberapa titik di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan juga rusak parah, seperti di Sungai Raya, Kecamatan Rengat.

Sementara itu, di Jalan Lintas Timur mulai dari Kecamatan Lirik hingga Batang Gansal, juga terdapat sejumlah titik rawan.

Seperti di Jalan Lintas Timur, terdapat di tanjakan merdeka, Kecamatan Batang Gansal, tikungan tajam Simpang Japura, Lirik, Jalan Lintas Banjar Balam, Lirik.

"Mendekati tikungan tajam Simpang Japura, Lirik sudah kita pasang rambu-rambu
imbauan berupa spanduk," katanya.

Selain itu di Jalan Lintas Timur juga terdapat sejumlah titik rawan longsor, yakni
Leter S, Desa Berapit, Kecamatan Seberida, Inhu dan Sungai Arang, Kecamatan Batang
Gansal.

Kemudian di Jalan Lintas Tengah Air Molek - Kuantan Singingi (Kunsing) juga
terdapat sejumlah titik rawan.

Titik rawan kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Tengah terdapat di SMPN 6 Kecamatan Kelayang. Sementara itu di Jalan Lintas Tengah juga terdapat sejumlah titik jalan rusak, salah satunya di Pasar Simpang Kota Medan, Kecamatan Kelayang.

Untuk lokasi rawan macet, Sarju menjelaskan di Kabupaten Inhu tidak ada titik rawan
macet. Saat ini ada sejumlah pengerjaan jalan, namun menurut Sarju H-10 pengerjaan
jalan tersebut dihentikan untuk menghindari kemacetan. (Tribunpekanbaru/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved