Indragiri Hulu

Rencana Wings Air Buka Rute Penerbangan Bandara Japura-Padang Batal

Penghentian penerbangan Wings Air rute Japura-Batam mulai 12 Juni 2019 juga berdampak pada rencana pembukaan rute penerbangan Japura-Padang.

Rencana Wings Air Buka Rute Penerbangan Bandara Japura-Padang Batal
Istimewa
Pesawat Wings Air 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT- Penghentian penerbangan Wings Air rute Japura-Batam mulai 12 Juni 2019 juga berdampak pada rencana pembukaan rute penerbangan Japura-Padang.

"Rencananya tahun depan dibuka penerbangan Wings Air rute Japura-Padang, itu tinggal ketok palu saja. Yang satu tahu sudah keluar izinnya," kata Kepala Bandara Japura, Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kurniawan, Senin (27/5/2019).

Namun dengan penghentian ini, maka juga akan berdampak pada rencana pembukaan rute penerbangan Japura - Padang tersebut.

"Mereka (Wings Air red) melihat (rute) Rengat-Batam ini tidak maksimal, mereka tidak mau rugi dua kali," katanya.

Padahal dia berharap dengan adanya pembukaan rute baru nantinya bisa menjadikan Bandara Japura sebagai tujuan utama kabupaten tetangga untuk mendapatkan perjalanan menggunakan pesawat.

Sementara, penghentian rute Japura - Batam belum diketahui Dishub Inhu. Kepala Dishub Inhu, Erpandi mengatakan, dia belum mendengar langsung dari pihak Bandara Japura maupun manajemen Wings Air.

"Saya belum mendengar langsung dari pihak Bandara Japura atau GM Wings Air. Memang saya mendapat informasi akan ditutup," kata Erpandi.

Erpandi mengatakan, dia akan melaksanakan koordinasi terkait penghentian tersebut kepada pihak bandara.

Sesuai dengan berita sebelumnya, pihak manajeman Wings Air menghentikan penerbangan rute Japura-Batam dikarenakan jumlah penumpang yang tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Namun menurut Erpandi, soal rendahnya jumlah penumpang dikarenakan harga tiket mahal.

"Sekarang tiket lagi naik, masyarakat mungkin banyak yang tidak mampu sehingga memilih jalur darat. Saya rasa kalau stabil lagi, bisa seperti biasa. Karena kalau kita lihat pasarnya sebelum kenaikan harga, sangat bagus. Kan sempat 45 sampai 50 penumpang sekali terbang, itu artinya pasarnya bagus," kata Erpandi. (Tribunpekanbaru/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved