Cabor di Riau Pesimistis Swasta Mau Membantu Persiapan Porwil dan Pra PON

Sejumlah pengurus cabor di Riau tak yakin swasta akan mau membantu persiapan Riau menghadapi Porwil dan Pra PON, di tengah minimnya anggaran KONI.

Cabor di Riau Pesimistis Swasta Mau Membantu Persiapan Porwil dan Pra PON
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Sejumlah pengurus cabor pesimistis pihak swasta yang beroperasi di Provinsi Riau, akan mau membantu tim PON Riau dalam menghadapi Porwil dan Kejurnas Pra PON tahun 2019 ini.

Meski hasil Rapat Anggota KONI Riau pekan lalu mengusulkan Pemprov Riau membuat Peraturan Gubernur (Pergub) untuk pembinaan atlet berprestasi Riau, namun hal ini dianggap isapan jempol belaka.

Di waktu yang semakin mepet, malah muncul pernyataan Gubernur Riau H Syamsuar beberapa waktu lalu, yang mengatakan dunia usaha saat ini juga mengalami kesulitan. Hal ini makin membuat pesimistis, dan bahkan menganggap mustahil kalangan usaha akan membantu olahraga Riau.

"Kita tahu anggaran persiapan tim Riau tidak akan bertambah, tetap diangka semula Rp20 miliar. Nilai ini juga tidak semuanya untuk pembinaan prestasi atlet, tapi juga ada untuk pos lain seperti honor pengurus KONI dan sebagainya," kata salah satu pengurus cabor kepada Tribun, Selasa (28/5) di Pekanbaru.

Menurutnya, meski sudah ada payung hukum melalui Perda CSR No 6 Tahun 2012 kemudian bisa dibuat Pergub, tapi tidak semudah itu untuk menjalankan dan merealisasikannya. Apalagi sejak Juni nanti, sudah ada cabor yang melaksanakan Pra PON.

"Sudah lah, efektifkan saja anggaran yang ada. Lalu solusi untuk penambahannya menunggu kebijakan Gubernur. Jika diharapkan bantuan ke swasta, dipastikan tidak direspon," tambahnya yang diamini beberapa pengurus cabor lainnya.

Pengurus KONI Riau, Masperi, mengatakan, dari anggaran KONI Riau Rp20 miliar, memang tidak semuanya untuk persiapan atlet Riau menghadapi Porwil dan Kejurnas Pra PON. Setidaknya, anggaran yang disiapkan Rp13 miliar. Sisanya Rp7 miliar digunakan untuk anggaran penunjang kegiatan lain.

"Makanya jika ada solusi penambahan anggaran, salah satunya melalui bantuan swasta. Itu sudah dibahas pada rapat anggota KONI Riau kemarin," paparnya.

Di sisi lain, penambahan anggaran melalui APBD Perubahan dipastikan tidak bisa untuk persiapan ini. Meski Gubernur Riau Syamsuar sebelumnya berjanji akan menambah anggaran untuk PON Riau pada APBD perubahan nanti. Sebab APBD perubahan paling cepat baru dibahas September. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved