Kepulauan Meranti

Dinyatakan Bebas Setelah Banding ke PT Pekanbaru, Caleg DPRD Meranti Ini Nilai Kasusnya Dipaksakan

Hal ini disampaikannya melalui keterangan pers yang digelar di kediamannya pada Senin sore.

Dinyatakan Bebas Setelah Banding ke PT Pekanbaru, Caleg DPRD Meranti Ini Nilai Kasusnya Dipaksakan
Istimewa
Hafizan Abbas didampingi kuasa hukumnya Aziun Asyaari saat memberikan keterangan pers di kediamannya pada Senin (27/5/2019). 

Dinyatakan Bebas Setelah Banding ke PT Pekanbaru, Caleg DPRD Meranti Ini Nilai Kasusnya Dipaksakan

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti Hafizan Abbas dinyatakan bebas dari dakwaan yang sebelumnya menjerat dirinya.

Hal ini disampaikannya melalui keterangan pers yang digelar di kediamannya pada Senin (27/5/2019) sore.

Setelah dinyatakan bebas dari jerat hukum yang menimpa dirinya terkait dugaan pelanggaran Pemilu 2019 lalu, Hafizan Abbas juga menggelar syukuran dengan buka puasa bersama dengan sejumlah awak media.

Dalam keterangan persnya juga hadiri oleh kuasa hukumnya Aziun Asyaari dan sejumlah pengurus dari partai PKB.

Baca: BREAKING NEWS: Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara

Dalam pemaparannya, Hafizan mengucapkan rasa syukur atas vonis bebas oleh Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru setelah mengajukan banding dan sempat divonis bersalah yakni dengan divonis 3 bulan dengan masa percobaan selama 6 bulan, kemudian diwajibkan membayar denda sejumlah uang Rp24 juta subsider 1 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis pada Selasa (7/5/2019) lalu.

"Syukur alhamdulillah setelah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi  Pekanbaru, akhirnya saya dinyatakan tidak bersalah dan divonis bebas," ujar Hafizan.

Atas putusan itu, Caleg dari Partai PKB Dapil I itu yakin berhasil merebut kembali kursi DPRD Kepulauan Meranti setelah bertarung di Pileg 2019 lalu.

"Apapun putusannya kita harus menerimanya, dan alhamdulillah saya masih diberikan amanah untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat," ungkapnya.

Walaupun demikian Hafizan menyampaikan melalui peristiwa ini, dirinya meminta Badan Pengawas Pemilu  (Bawaslu) agar lebih selektif dalam menangani perkara Pemilu.

Halaman
1234
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved