KPU Riau Ajukan Petugas KPPS Meninggal di Pelalawan Sebagai Penerima Santunan

KPU Riau akan mengajukan Hery Kusmanto, petugas KPPS di Pelalawan yang meninggal dunia, masuk dalam daftar penerima santunan KPU RI.

KPU Riau Ajukan Petugas KPPS Meninggal di Pelalawan Sebagai Penerima Santunan
ist
Logo KPU 

tribunpekanbaru.com - Jumlah penyelenggara pemilu meninggal dunia di Riau bertambah, setelah pada Rabu (29/5), petugas KPPS Desa Sungai Ara, Kabupaten Pelalawan, Hery Kusmanto (35), meninggal dunia. Dia menderita sakit selama sekitar sebulan, tepatnya sejak usai melaksanakan tugas pada pemilu 17 April lalu.

Komisioner KPU Riau Divisi Sosialisasi, Nugroho Noto Susanto, Rabu (29/5) mengatakan, pihaknya akan mengajukan nama Hery Kusmanto untuk mendapat santunan dari KPU RI, yang rencananya disalurkan dalam waktu dekat.

"Kita sampaikan ke KPU RI nanti, semoga saja dikabulkan, karena masih ada kaitan dengan pemilu," ujar Nugroho kepada Tribun, Rabu (29/5).

Menurutnya, dari data yang sebelumnya diajukan, ada 15 orang penyelenggara pemilu di Riau yang meninggal dunia. Dengan meninggalnya Hery, maka petugas pemilu yang meninggal dunia di Riau menjadi 16 orang.

Untuk diketahui, sampai saat ini santunan bagi keluarga penyelenggara pemilu yang meninggal dunia masih belum disalurkan KPU RI. Alasannya, masih terjadi revisi anggaran di Kementerian Keuangan. Sehingga belum bisa langsung disalurkan.

"Karena dari awal tidak dianggarkan untuk santunan meninggal dan sakit, makanya perlu proses revisi dulu, "ujar Nugroho Noto Susanto.

Awalnya, santunan untuk keluarga penyelenggara pemilu yang meninggal dunia dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri. Namun dengan kondisi masih revisi di Kementerian Keuangan, maka kecil kemungkinan bantuan itu bisa cair dalam waktu dekat.

Sedangkan untuk santunan dari Gubernur Riau, dari 15 keluarga ahli waris penyelenggara pemilu, baru empat keluarga yang mendapatkan santunan. Sedangkan yang lain masih dilakukan verifikasi oleh tim dari Gubernur. (uha)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved