Pemilu 2019

Ada 13 Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2019, Ini Penjelasan Bawaslu Riau, Ada Money Politic

Setidaknya ada 13 kasus dugaan tindak Pidana Pemilu 2019, ini penjelasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, ada money politic

Ada 13 Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2019, Ini Penjelasan Bawaslu Riau, Ada Money Politic
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ada 13 Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2019, Ini Penjelasan Bawaslu Riau, Ada Money Politic 

Ada 13 Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2019, Ini Penjelasan Bawaslu Riau, Ada Money Politic

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setidaknya ada 13 kasus dugaan tindak Pidana Pemilu 2019, ini penjelasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, ada money politic.

Data di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau ada 13 kasus pidana pemilu yang ditangani dan sudah putus 10 kasus sedangkan 3 kasus lagi saat ini sedang berproses di Gakkumdu.

Di dalamnya sudah termasuk kasus dugaan money politik, kebijakan dan penggunaan sarana pendidikan sebagai tempat kampanye dan pelanggaran ASN saat kampanye.

Baca: Sempat VIRAL di Medsos GADIS Malaysia Dinikahi Cowok AFRIKA, Sebulan Menikah Mereka UMROH ke Makkah

Baca: JADWAL Cuti dan Libur ASN Pemkab dan Pemko di Riau pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H Lebaran 2019

Baca: Mana Lebih AFDOL atau Baik, Bayar ZAKAT FITRAH Pakai UANG atau BERAS? Ini Menurut Kaidah Ushul

Baca: Antisipasi Pekat Satpol PP dan Polisi Patroli Gabungan ke Lokasi Diduga Tempat Maksiat di Dumai Riau

"Kasus yang ditangani yang sudah diputus 10 kasus dan sedang berproses 3 kasus," ujar Kepala Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Tribunpekanbaru.com Kamis (30/5/2019).

Sedangkan untuk penyelenggara dan pengawas bermasalah yang ditangani Bawaslu dan Gakkumdu menurut Rusidi Rusdan ada 38 orang.

Dari 38 orang itu diantaranya PPK 14 orang, Panwascam 16 orang dan KPPS 8 orang.

"Ada yang masih berproses di penyidikan dan ada juga yang sudah divonis," jelas Rusidi Rusdan.

Sementara untuk kasus yang masih berproses dan baru dilaporkan setelah penetapan di KPU RI beberapa waktu lalu, menurut Bawaslu tetap dilanjutkan.

"Kita dapat Intruksi setelah penetapan nasional maka dilaporkan ke Bawaslu RI ditetapkan disana, itu bisa menjadi pertimbangan pada saat sidang di Mahkamah Konstitusi nantinya," ujar Rusidi Rusdan.

Baca: FEATURE - Kerupuk Bawang Makanan Khas Indragiri Hulu Riau, Pesanan Jelang Lebaran 2019 Capai 2 Ton

Baca: 1.017 Botol Miras dan 2.824 Liter TUAK serta 23.256 PETASAN Disita Polisi Selama Ramadhan di Riau

Baca: Nikmati Berbuka Puasa dengan Sayur Seafood Lendot atau Sempolet Makanan Khas dari Kuala Kampar Riau

Baca: 1.080 Pemudik dari Pekanbaru Berangkat ke Padang dan Medan, MUDIK GRATIS Bersama PTPN 5 Lebaran 2019

Halaman
123
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved