Tekno

Aplikasi Jual-Beli Ganja Resmi Dilarang Google Masuk Play Store

Salah satu yang jadi sorotan adalah adanya kebijakan untuk melarang aplikasi yang memfasilitasi atau bahkan menjual ganja secara langsung.

Aplikasi Jual-Beli Ganja Resmi Dilarang Google Masuk Play Store
Shanghailist
Ladang ganja 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pihak Google memperbarui kebijakan yang mereka terapkan pada Play Store.

Salah satu yang jadi sorotan adalah adanya kebijakan untuk melarang aplikasi yang memfasilitasi atau bahkan menjual ganja secara langsung.

Aplikasi ini dilarang secara mutlak meskipun ada di negara yang melegalkan ganja atau jenis narkoba lainnya.

Saat ini beberapa aplikasi yang menyediakan layanan jual beli ganja ini akan segera dihapus dari Play Store.

Baca: Akhirnya Redmi Perkenalkan Ponsel Flagship, Redmi K20 Pro Dibekali Snapdragon 855 dan Kamera 48 MP

Google sendiri masih memberikan kesempatan kepada aplikasi-aplikasi tersebut untuk mengajukan banding selambat-lambatnya dalam kurun waktu 30 hari.

Dalam kebijakan baru ini, Google tidak hanya melarang ganja, tetapi juga segala bentuk olahannya.

Seperti kita tahu ganja seringkali diperjual belikan sebagai produk lain mulai dari rokok, liquiq vape sampai cemilan.

Sementara itu beberapa aplikasi lain yang menjadi wadah diskusi sekaligus tempat bertemunya penjual pembeli juga masuk daftar blacklist.

Baca: Samsung Galaxy A10 Bisa Dicicil Sebesar Rp 194 Ribu per Bulan, Ini Dia Syaratnya

Beberapa aplikasi tersebut di antaranya adalah Weedmaps dan Eaze.

Aplikasi tersebut memang tidak dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi ganja, tapi dalam perkembagannya, transaksi mulai dilakukan lewat aplikasi tersebut.

Baca: BOCOR Spesifikasi Samsung Galaxy M40: Dikabarkan Rilis Juni Nanti

Google juga masih memberikan kemudahan kepada para developer untuk segera membersihkan transaksi ganja atau terpaksa harus di-ban.

Sementara itu, pihak Eaze langsung memberikan pendapatnya tentang kebijakan ini.

Eaze beranggapan kalau kebijakan ini justru akan makin memperluas peredaran ganja secara ilegal.

Peredaran ilegal tersebut jelas bisa menimbulkan kriminalitas.(*)

 

Editor: CandraDani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved