Tribun WIKI

FEATURE - Kerupuk Bawang Makanan Khas Indragiri Hulu Riau, Pesanan Jelang Lebaran 2019 Capai 2 Ton

Feature - Kerupuk Bawang makanan khas Indragiri Hulu Provinsi Riau, pesanan jelang Lebaran 2019 capai 2 ton, sudah ternama sejak dulu

FEATURE - Kerupuk Bawang Makanan Khas Indragiri Hulu Riau, Pesanan Jelang Lebaran 2019 Capai 2 Ton
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
FEATURE - Kerupuk Bawang Makanan Khas Indragiri Hulu Riau, Pesanan Jelang Lebaran 2019 Capai 2 Ton 

Meningkatnya pembelian kerupuk bawang, membuat Sariono menambah pegawainya untuk bisa meningkat produksinya.

"Kalau sekarang kita tambah lima pegawai," kata Sariono.

Saat ini Sariono menyediakan dua jenis varian kerupuk bawang, yakni rasa original dan kerupuk bawang pedas.

Menurut Sariono kerupuk bawang rasa original yang paling banyak diminati oleh warga.

Mustopa Dahlan, pemilik usaha kerupuk bawang Putri Bungsu juga mengaku hal yang sama dengan Sariono.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya, usaha kerupuk bawang milik Mustopa bisa mencatat penjualan sebulan hingga 800 sampai 900 kilogram.

Baca: HATI-HATI! Titik Rawan Kecelakaan dan Jalan Rusak di Jalur Mudik Lebaran 2019 di Siak Riau

Baca: 11 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Kapal Karam di Selat Malaka, Pelaku Divonis 8 Tahun

Baca: Dua Gadis Kakak Beradik Diperkosa Bapaknya Hingga Hamil, Alasan Si Bapak Mengejutkan

Pada bulan biasa penjualan kerupuk bawang Putri Bungsu rata-rata berkisar antara 300 sampai 500 kilogram.

Mustopa merupakan senior dalam usaha produksi kerupuk bawang khas Inhu.

Ia sudah mendirikan pabrik produksi kerupuk bawang semenjak tahun 1995.

Namun ia tidak mengetahui persis sejak kapan kerupuk bawang menjadi makanan khas warga Inhu.

Halaman
123
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved