Petugas Satpol PP dan Polisi Dumai Gelar Patroli, Kafe Minuman Keras Mendadak Kosong

Satpol PP Kota Dumai bersama dengan personil polisi dari Polsek Dumai Timur lakukan patroli gabungan. Sejumlah kafe penjual tuak mendadak kosong.

Petugas Satpol PP dan Polisi Dumai Gelar Patroli, Kafe Minuman Keras Mendadak Kosong
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
PATROLI- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dumai (baju batik berjaket hitam) bersama personil patroli gabungan Satpol PP dan Kepolisian berfoto bersama usai patroli di Bundaran dan Ampang-ampang, Rabu (29/5) malam. Dalam operasi ini, petugas tak berhasil menemukan kafe minuman keras beroperasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai bersama dengan personil polisi dari Polsek Dumai Timur lakukan patroli gabungan ke kawasan Bundaran dan Ampang-ampang pada Rabu (29/5/2019) malam.

Disampaikan oleh Ka Satpol PP Kota Dumai Bambang Wardoyo, patroli terakhir sebelum libur panjang itu dilakukan atas informasi sejumlah masyarakat yang protes terhadap aktifitas sejumlah tempat hiburan beraroma maksiat di daerah tersebut.

"Sebelumnya ada informasi masyarakat, bahwa sejumlah kafe remang-remang disini melayani pengunjung dengan musik yang keras sehingga masyarakat terganggu," katanya.

Baca: Harga Cabai Merah Naik di Inhu, Disperindag Pastikan Stok Pangan Aman

Baca: Ada Titik Rawan Longsor, Polres Kuansing Minta Pemudik Waspada

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan patroli gabungan ke lokasi dimaksud untuk penertiban.

Sayang, sesampai di lokasi tim patroli gabungan hanya menemukan bekas minuman yang masih tergeletak di atas meja.

Sementara, aktifitas kafe mendadak kosong oleh pengunjung yang diduga sudah kabur lebih saat mendengar tim patroli gabungan akan memasuki kawasan tersebut.

"Karena pengunjungnya sudah pada kabur dan pemilik tempat usaha juga langsung menutup usahanya begitu kita datang, ya sudah saya buang dan bersihkan semua sisa tuak dan minuman lain yang tersisa," ungkapnya.

Baca: THR ASN Bengkalis Dibayar Besok

Bambang menjelaskan, dari informasi yang dihimpun dari seorang pedagang tak jauh di lokasi tersebut membenarkan adanya aktifitas pengunjung di sejumlah kafe berlokasi di Bundaran dan Ampang-Ampang.

"Namun katanya gak pakai musik. Hanya minum-minum saja. Saya yakin tidak demikian, sebab infonya kan dari masyarakat. Mereka (masyarakat, red) gak mungkin komplain jika gak ada sebabnya," tutupnya. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved