Pemilu 2019

Tiga PPK di Riau dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pidana Pemilu 2019, Diduga Lakukan Pergeseran Suara

Tiga orang penyelenggara pemilu di PPK di Riau sedang menjalani proses penyidikan kasus pelanggaran pidana pemilu.

Tiga PPK di Riau dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pidana Pemilu 2019, Diduga Lakukan Pergeseran Suara
foto/net
ilustrasi 

Tiga PPK di Riau dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pidana Pemilu 2019, Diduga Lakukan Pergeseran Suara

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tiga orang penyelenggara pemilu di Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) di Riau sedang menjalani proses penyidikan kasus pelanggaran pidana pemilu.

Ketiga petugas ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan dalam waktu dekat ini.

Ketiga petugas PPK tersebut masing-masing berada di Kecamatan Bunga Raya Siak, Pangkalan Kuras Pelalawan dan Rengat Inhu.

Ketiganya terlibat dugaan pidana pemilu karena diduga melakukan pergeseran suara pemilu 2019 di Kecamatan mereka.

"Untuk yang tiga daerah itu, Siak, Pelalawan dan Inhu masih dalam proses penyidikan," ujar Komisioner KPU Riau Divisi Hukum Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com Kamis (30/5).

Baca: Waspada Berkendara di Titik Rawan Jalur Mudik di Kuansing Riau, Ada Rawan Longsor & Jalan Berlubang

Baca: Keluarga Hery Anggota KPPS di Pelalawan Riau yang Meninggal Dunia Terima Santunan

Baca: WhatsApp Segera Punya 13 Fitur Baru, Bisa Setting Privasi Grup dan Bagikan Status ke Facebook Story

Baca: Resep Kue Lebaran, Lezatnya Kue Kering Dobel Cokelat Bikin Lebaran Istimewa

Menurut Firdaus dalam waktu dekat ini kemungkinan akan dilimpahkan tim penyidik dari Gakkumdu ke Pengadilan jika syarat formil dan material sudah lengkap.

"Karena kan ada waktunya juga berapa lama proses dan tahapannya, jadi saya rasa tidak akan lama lagi masuk pengadilan," ujar Firdaus.

Sementara itu selain kasus pidana, ada juga beberapa kasus anggota PPK dan KPPS yang terlibat pelanggaran namun sebatas pelanggaran administrasi saja dan sudah diberikan sanksi.

"Untuk KPPS tidak ada yang dugaan pidana, hanya pelanggaran administrasi saja dan sudah dilakukan tindakan," ujar Firdaus. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved