Berita Riau

Jadi Tempat Parkir Mobil Dinas Pejabat, Selama Libur Lebaran Pengamanan Rumah Dinas Gubri Diperketat

Yang rawan itukan potensi pencurian spare part mobil, makanya nanti akses pintu masuk kita tutup bagi pihak tertentu

Jadi Tempat Parkir Mobil Dinas Pejabat, Selama Libur Lebaran Pengamanan Rumah Dinas Gubri Diperketat
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah mobil dinas diparkir di halaman belakang rumah dinas gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (30/5/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi pihaknya sudah menyiapkan petugas untuk menjaga ratusan mobil dinas pejabat yang diparkirkan di rumah dinas Gubernur Riau. Penjagaan di sekitar rumah dinas gubernur Riau akan diperketat selama libur lebaran nanti. Sebab di dalam kompleks gedung daerah ini, ada ratusan mobil yang rawan dicuri onderdilnya oleh maling.

"Kita sudah tugaskan dari Satpol PP dan biro umum untuk melakukan pengamanan di rumah dinas. Bagaimana teknisnya nanti Kepala Satpol PP yang mengaturnya," kata Ahmad Hijazi, Jumat (31/5/2019).

Untuk melakukan penjagaan di komplek rumah dinas gubenur Riau, pihaknya akan mensiagakan personil satpol selama 24 jam yang dibagi menjadi tiga sif. Pagi, siang dan malam.

"Satu sif itu ada enam petugas, jadi dalam sehari itu ada 18 petugas yang disiagakan," ujarnya.

Baca: VIDEO: Jelang Mudik, Mobil Dinas Pejabat Pemprov Riau Dikandangkan

Baca: Gubernur Riau Siap Beri Sanksi Pejabat Yang Tak Mengumpulkan Mobnasnya, Kita Lihat Besok Sabtu

Sekda mengingatkan kepada petugas agar melakukan penjagaan dengan baik. Sebab ada ratusan mobil dinas yang harus dijaga keamananya oleh petugas selama diparkirkan di rumah dinas tersebut.

"Yang rawan itukan potensi pencurian spare part mobil, makanya nanti akses pintu masuk kita tutup bagi pihak tertentu," katanya.

Hijazi menegaskan, sesuai surat edaran gubernur Riau tersebut, seluruh pejabat yang menggunakan mobil dinas harus memarkirkan mobilnya di gedung daerah selama libur lebaran nanti.

"Ini upaya untuk memastikan kendaraan tersebut memang tidak digunakan oleh pengguna barang untuk mudik lebaran," imbuhnya.

Saat disinggung, apa sanksi jika nanti ditemukan ada pejabat yang menggunakan kendaraan dinas untuk mudik lebaran atau tidak memarkirkannya di gedung daerah, Hijazi menegaskan akan diberikan saksi disiplin.

Baca: Gubernur Riau Perintahkan ASN KANDANGKAN Mobil Dinas Saat MUDIK LEBARAN, Surat Edaran Sudah Terbit

"Itu pasti ada sanksi disiplinnya, sesuai dengan aturan kepegawian sejauh mana pelanggaranya," ujarnya.

Hijazi menegaskan, kendaraan dinas yang wajib diparkirkan di gedung daerah tersebut, tidak hanya untuk pejabat eselon II saja. Namun juga untuk pejabat eselon III dan IV. Seluruhnya wajib mengandangkan mobil dinasnya di gedung daerah.

"Kecuali kendaraan dinas operasional yang memang ada surat tugasnya untuk kendaraan operasional untuk pengawasan arus mudik lebaran atau menjaga keamanan lingkungan. Seperti yang ada di dinas perhubungan dan Satpol PP," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved