Pelalawan

Bupati Pelalawan HM Harris Sebut Tingkat Kehadiran ASN 98 Persen di Upacara Hari Lahir Pancasila

HM Harris, memastikan tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upacara Hari Lahir Pancasila mencapai 98 persen

Bupati Pelalawan HM Harris Sebut Tingkat Kehadiran ASN 98 Persen di Upacara Hari Lahir Pancasila
TribunPekanbaru/Johanes
Upacara Hari Lahir Pancasila diikuti ribuan ASN di lingkungan Pemkab Pelalawan, Sabtu (1/6/2019) 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERiNCI - Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, memastikan tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upacara Hari Lahir Pancasila mencapai 98 persen pada Sabtu (1/6/2019), di halaman kantor bupati.

Ribuan ASN yang menggunakan seragam korpri memadati lapangan upacara dan berbaris sesuai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Jumlah pegawai yang hadir dalam upacara kali ini lebih banyak dari upacara dan apel biasanya.

"Diperkirakan tingkat kehadiran sampai 98 persen. Bahkan labih ramai dari biasanya. Kita senang melihatnya," ungkap Bupati Harris saat ditemui usai upacara, Sabtu (1/6/2019).

Harris mengatakan, ASN yang tidak hadir dalam upacara kali ini disebabkan oleh sakit ataupun halangan mendadak yang tak bisa ditinggalkan.

Baca: Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Berikut Profil Singkat Serta 7 Potret Ibu Ani Sewaktu Muda

Baca: Permintaan SBY, Sebelum Peti Ditutup Ingin Cium Ani Yudhoyono Terakhir Kali

Baca: Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Seluruh Keluarga SBY Mendampingi di Ruang ICU

Ia mengaku cukup senang melihat tingkat kesadaran para pegawai untuk mengikuti upacara. Harris berharap kedepan kedisiplinan ini tetap dipertahankan tanpa ada paksaan lagi.

Dalam upacara Hari Lahir Pancasila kali ini Bupati Harris membacakan amanat dari Pelaksana tugas (Plt) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP-RI), Haryono.

Pada amanat itu ditekankan bahwa pancasila yang menjadi pemersatu bang yang beragam suku, agama, ras, dan golongan. Indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRi).

"Pancasila perlu dijadikan sumber inspirasi politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tandas Harris. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved