Nyaman Tunggangi Holden, Pecinta Mobil Tua di Pekanbaru Tetap Eksis

Mobil baru atau sering disebut tahun tinggi kian menjamur. Di sisi lain, pecinta mobil tua tetap eksis dengan dunia mereka.

Nyaman Tunggangi Holden, Pecinta Mobil Tua di Pekanbaru Tetap Eksis
foto/isitmewa
Anggota Komunitas Holden Pekanbaru ngumpul bareng, belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mobil baru atau sering disebut tahun tinggi kian menjamur. Di sisi lain, pecinta mobil tua tetap eksis dengan dunia mereka.

Ada alasan mengapa mereka tetap mengaspal dengan mobil tahun rendah, walau mobil masa kini kian canggih dan menggoda dengan kemudahan berkendara.

Seperti Fajar yang nyaman dengan Holden tipe Premier HG buatan 1970. Lebih tua dari dirinya. Baginya, mengendarai mobil pabrikan Australia itu bukan sekadar hobi. Namun memberi kenyamanan tersendiri.

"Nyaman banget. Mau digimanain, nggak ada masalah. Maunya nyetir. Nggak mau disetirin," ungkap Fajar mengekspresikan kebanggaan memiliki mobil klasik sejak 4 tahun terakhir.

Fajar mengakui, silinder mesin berkapasitas 3.300 cc miliknya memang terbilang boros menyedot bahan bakar dibandingkan mobil terbaru. Namun terbayar dengan menang memakai karena kenyamanannya.

Menurut Fajar, selain kenyamanan, tunggangannya juga memberi teman yang satu selera. Ia bergabung dengan komunitas Holden Pekanbaru. Segala hal tentang kuda besinya dapat dibahas di komunitas tersebut.

Fajar tampaknya telah menganggap mobil miliknya seperti bernyawa. Ia seperti diajari untuk mengerti mobilnya yang sudah uzur. Namun ia mengaku mobilnya sangat pengertian dengan kondisi kantong dan kegunaan sehari-hari.

Mobilnya nyaman untuk mobilitas sehari-hari. Ia bahkan sudah menguji ketangguhan mobilnya saat touring hingga ke Jawa. Tak sulit baginya untuk mendapat kenyamanan itu.

Ia cukup mengembalikan orisinalitas mobilnya sejak jatuh ke tangannya. Sebab sejati, onderdil sudah sangat tangguh sejak lahir. Sehingga sudah sanga nyaman. "Yang paling dicari itu, keaslian dari sparepart. Intinya restorasi ke aslinya," katanya, Senin (27/5/2019) malam.

Salah satu keunikan Holden yang disukainya adalah muscle. Bodi yang lebar dengan aksen kokoh seperti otot membuat mobil kelas sedan ini garang. Fajar tidak minder, bahkan bangga saat jadi perhatian orang di jalanan.

Karyawan swasta ini mengklaim, 90 persen dari mobilnya masih sama dengan rilisan 49 tahun silam. Adapun bukan bawaan karena fakor penyusutan.

Adalah hal sangat wajar, kata dia, cat dan jok sudah pernah diganti dalam kurun hampir setengah abad. Ia juga mengganti sistem pengereman depan menjadi cakram. Ini untuk meningkatkan tingkat keamanan.

Lalu, ban yang harus rutin diganti. Ia juga menggunakan knalpot racing. Suaranya menggelegar begitu digeber. "Pakai knalpot racing, rasanya lebih dapat. Makin garang," katanya.

Sedangkan mesinnya, kata dia, masih asli 100 persen. Tugas berikutnya, Fajar akan lebih menghidupkan mobilnya perlahan-lahan dengan memberi sentuhan elegan. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved