Berita Riau

Oknum Petugas Rutan Pekanbaru yang Antar Sabu Untuk Napi Terancam Dipecat

Ternyata barang haram itu memang baru saja diserahkan oleh si petugas kepada sang Napi. Saat ditanya, petugas itu juga mengakui. Dia dan Napi tadi,

Oknum Petugas Rutan Pekanbaru yang Antar Sabu Untuk Napi Terancam Dipecat
.
Aparat dari Polsek Tenayan Raya saat mengintrogasi pelaku. 

"Ketika itu kebetulan yang bersangkutan (ZPM) sedang berada di Rutan. Saat diintrogasi dia mengakui perbuatannya. Bahkan sudah dua kali membantu Napi RH untuk memasukkan sabu ke Rutan," urai Kompol Hanafi lagi.

Caranya kata Kapolsek, sabu tersebut dimasukkan ke dalam sepatu PDL yang dipakainya. Atas bantuannya itu, ZPM pun menerima bayaran.

"Dari dua kali membantu Napi RH, ZPM pertama mendapat upah Rp1,3 juta. Yang kedua Rp1,5 juta. Sabu itu diantarkan DPO inisial A kepada ZPM. Keduanya bertemu di Jalan Alam Indah. Dari sana ZPM selanjutnya membawa sabu dan diantarkan kepada RH yang ada di dalam Rutan," papar Kapolsek.

Dia menambahkan, kedua pelaku langsung digelandang aparat ke Mapolsek Tenayan Raya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, adapun barang bukti yang diamankan dari Napi RH, diantaranya 14 paket kecil sabu, sebuah bong, sebuah kaca pirek, sebuah mancis, dan 2 unit handphone.

Sementara dari oknum petugas Rutan ZPM, disita barang bukti sebuah kartu ATM, 1 unit sepeda motor, dan 2 unit handphone.(Tribunpekanbaru. com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved