Polisi Diraja Malaysia Tangkap WNI Terkait ISIS, Diduga Fasilitator dan Penyandang Dana

tim Densus 88 Antiteror Polri akan diberangkatkan ke Kuala Lumpur guna berkoordinasi dengan PDRM pendalaman kasus bersama.

Polisi Diraja Malaysia Tangkap WNI Terkait ISIS, Diduga Fasilitator dan Penyandang Dana
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang warga negara Indonesia berinisial MA (20) ditangkap oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) lantaran diduga terkait dengan kelompok ISIS.

Mabes Polri mengonfirmasi hal tersebut.

Selain WNI, PDRM juga menangkap seorang warga negara Malaysia serta seorang warga negara Bangladesh.

"Benar (ada satu WNI ditangkap)," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi, Sabtu (1/6/2019).

Atase kepolisian Kuala Lumpur telah menemui tersangka dari Indonesia.

Untuk tindak lanjut, tim Densus 88 Antiteror Polri akan diberangkatkan ke Kuala Lumpur guna berkoordinasi dengan PDRM pendalaman kasus bersama.

"Saat ini tim dari Densus belum berangkat ke Malaysia. Tim saat ini sedang berkoordinasi dengan PDRM untuk pendalaman," kata Dedi seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Baca: Kondisi Kesehatan Ani Yudhoyono Menurun, Annisa Pohan Minta Doakan Ibu Mertuanya

Baca: Busur Panah Beracun yang Berbahaya Ditemukan dari Massa Kerusuhan 22 Mei

Baca: AS Kerahkan Jet Tempur F35 Serang Terowongan ISIS di Pegunungan Irak

Penangkapan MA bermula dari pencokokan terduga teroris asal Malaysia yang terlebih dulu ditangkap pada 17 Mei 2019 di Bandara Internasional Kuala Lumpur saat hendak bepergian ke Mesir.

Sejak 2018, lelaki berusia 42 tahun itu membaiat diri kepada pimpinan ISIS melalui Facebook.

Selanjutnya, Minggu (26/5), PDRM menangkap MA di Keningau, Sabah.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved