Berita Siak

UPDATE 3 Sipir Rutan Siak Diduga Memukul Napi Dinonjobkan dan 5 Tahanan yang Kabur Masih Diburu

Tiga sipir itu diduga melakukan tindakan menyalahi prosedur, melakukan pemukulan Napi, sehingga memancing kemarahan para penghuni rutan lain

UPDATE 3 Sipir Rutan Siak Diduga Memukul Napi Dinonjobkan dan 5 Tahanan yang Kabur Masih Diburu
TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Mentri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly meninjau kondisi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Siak yang sudah hancur akibat kerusuhan, Senin (13/5/2019) siang. Ia didampingi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Bupati Siak Alfedri, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Riau M Diah, Kapolres Siak AKBP Ahmad David dan Kepala Rutan Kelas IIB Siak Gatot Suariyoko. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Riau, M. Diah membeberkan perihal perkembangan kasus kerusuhan Rutan Siak yang terjadi pada Sabtu (11/5/2019) lalu.

Dimana ketika itu, diduga ada 3 orang sipir melakukan tindakan yang menyalahi prosedur, dengan melakukan pemukulan terhadap Napi. Sehingga memancing kemarahan para penghuni Rutan yang lain.

"Kita masih menunggu keputusan Inspektorat pusat. Tapi sementara yang bersangkutan sudah nonjob dan ditarik ke Kantor Wilayah," paparnya.

Diah melanjutkan, diduga yang terlibat dalam tindakan tersebut, hanya 2 orang sipir, sementara satunya tidak.

Baca: Kronologi Penangkapan Napi Rutan Siak oleh Polres Pelalawan Riau, Bayu Sempat Ngontrak di Pelosok

Baca: Napi Rutan Siak Ditangkap di Pelalawan Riau, Bayu Pemilik 6 Kg Sabu yang Dihukum 20 Tahun Penjara

Sementara itu kata Diah, untuk Rutan Siak yang luluh lantak karena dibakar tahanan dan Napi saat kerusuhan, pembangunannya akan segera diusulkan.

Kanwil Kemenkumham Provinsi Riau terus berkoordinasi dengan Unit Utama, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sudah diusulkan agar segera dipulihkan.

"Ada semacam dana tanggap darurat. Kalau ada dan mencukupi, sedang dicari anggarannya itu. Kalau memang ada segera kita pulihkan sebagaimana semula, kita fungsikan kembali sebagai Rutan," jelasnya.

Baca: Napi Cewek Biang Rusuh Rutan Siak Terancam Pindah ke Nusakambangan, Ini 7 Fakta Angker Nusakambangan

M. Diah menambahkan, saat ini masih sekitar 5 orang Napi lagi yang masih dicari keberadaannya. Di mana para Napi ini berhasil kabur saat peristiwa kerusuhan berlangsung.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved