Disnaker Pekanbaru Masih Buka Posko Pelanggaran Pembayaran THR

Disnaker Kota Pekanbaru belum menerima laporan terkait adanya perusahaan bandel yang enggan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) hingga akhir pekan

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru belum menerima laporan terkait adanya perusahaan bandel yang enggan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) hingga akhir pekan ini.

Mereka membuka posko pengaduan THR Idul Fitri 1440 Hijriah di kantor Disnaker.

"Saat ini belum ada laporan, tapi kita masih menerima, bila memang ada laporan terkait pekerja yang belum menerima THR," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen kepada Tribun, Minggu (2/6/2019).

Menurutnya, posko pengaduan terkait THR buka hingga Sabtu (1/6) kemarin. Namun pekerja yang belum mendapat THR tetap bisa melapor ke pihak dinas.

"Kalau pelaporan secara online masih berlanjut. Kita tetap buka kesempatan untuk pengaduan selama jelang Idul Fitri nanti," terangnya.

Johnny menyebut sempat ada tiga orang tenaga kontrak yang datang ke kantor dinas. Mereka mengaku tidak menerima THR. Ternyata mereka bekerja kurang dari enam bulan.

Karyawan kontrak berhak memperoleh THR setelah bekerja enam bulan. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Sebelumnya, Jhonny menegaskan bahwa pembayaran THR bagi pekerja paling lambat H-7 jelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

Para pekerja yang sudah layak menerima THR harus memperoleh THR satu pekan jelang Lebaran 2019.

"Jadi paling lambat pembayaran THR yakni H-7. Kalau belum ada pembayaran bisa sampaikan ke posko," tegasnya.(*)

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved