Mengaku Terburu-buru, Begini Pengakuan Pengemudi Mobil dengan Pelat Polisi Palsu

Iring-iringan beberapa kendaraan yang melaju di Jalan Raya Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diberhentikan polisi.

Mengaku Terburu-buru, Begini Pengakuan Pengemudi Mobil dengan Pelat Polisi Palsu
Capture Youtube
Pengendara Fortuner berpelat polisi palsu yang diberhentikan oleh polisi ternyata masih pelajar, ini pengakuannya! 

Didampingi seorang wanita yang duduk di samping kursi pengemudi, Kevin terpaksa memberikan Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya pada polisi.

Pihak kepolisian juga mencurigai pelat nomor yang digunakan oleh pelajar tersebut.

Kepala bagian penerangan umum (Kebagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mengenai pelat nomor pejabat tersebut.

"Hal-hal lain mengenai nomor polisi, dan pengendara sedang di dalami," ucap Asep, Senin (3/6/2019).

Namun, pelajar yang mengendarai mobil tersebut mengaku bahwa pelat nomor yang digunakan adalah palsu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Ajun Komisaris Fadli Amri membenarkan dan memberikan penjelaswn mengenai kejadian tersebut.

"Iya benar. Kejadiannya hari Sabtu. Setelah dilakukan pengecekan ternyata pelat nomor yang digunakan tidak sesuai peruntukan atau palsu. Dalam kejadian itu, yang bersangkutan juga tidak mengawal kendaraan lainnya seperti isu yang beredar," ucap Fadli, saat ditemui di Polsek Ciawi, Senin (3/6/2019).

Baca: Gisella Anastasia Berlagak Hamil dengan Manja, Wijaya Saputra Rekam Aksi Gisel Itu

Baca: Cara Bikin Stiker Lebaran di WhatsApp, Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2019 Jadi Makin Menarik

Baca: Makin Terlihat Mesra, Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra Kompak Bagikan Foto-foto Romantis

Pelajar tersebut mengaku dengan sengaja membuat pelat nomor tersebut supaya bisa melaju dengan lebih cepat.

Ia mengaku membuat pelat nomor tersebut di pinggir jalan.

"Dari pengakuan, dia membuat pelat nomor tersebut di pinggir jalan. Alasannya dia bilang sedang buru-buru, maka inisiatif buat pelat nomor palsu tersebut," ucap Fadli.

Pelajar tersebut beranggapan dengan menggunakan pelat nomor pejabat negara, ia dapat membelah jalan dan sampai ke tempat tujuan dengan lebih cepat.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved