Keutamaan Puasa Syawal, Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal Nilainya Seperti Berpuasa Setahun

puasa syawal dilakukan enam hari di bulan Syawal, yaitu hari kedua Syawal (sehari setelah hari raya Idul Fitri) dan seterusnya.

Keutamaan Puasa Syawal, Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal Nilainya Seperti Berpuasa Setahun
TribunPekanbaru/Nando
Hidangan yang disajikan bagi peziarah di Masjid Al-Falah , Kelurahan Pulau Kecamatan Bangkinang pada Makan Bajambau Tradisi Ziarah Kubur Kenegerian Bangkinang setelah Puasa Enam Hari Awal Bulan Syawal 1437 H, Rabu (13/7/2016). 

1. Bagai puasa setahun

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim nomor 1164 menyebut bahwa puasa Syawal selama 6 hari bagai puasa satu tahun lamanya.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh."

Baca: Bagaimana Hukum Ziarah Kubur Setelah Lebaran? Ini Pejelasan Ustaz Abdul Somad

2. Menyempurnakan ibadah bulan Ramadhan

Puasa Syawal menutup kekurangan kita dalam menjalankan ibadah wajib di bulan Ramadhan.

Puasa Syawal akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada bulan Ramadan.

Sebab, pasti ada kekurangan yang dimiliki seseorang ketika menjalankan puasa Ramadan.

3. Ganjaran 10 kali lipat

Baca: Luka Jovic, Pemain Termahal Kelima Sepanjang Sejarah Real Madrid, Kalahkan Ronaldo?

Dijanjikan ganjaran 10 kali lipat bagi orang yang menjalankan puasa sunnah Syawal.

Hal itu dijelaskan dari hadist yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub yang berbunyi, "barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat."

4. Pertolongan dari Rosulullah

Orang yang melakukan puasa Syawal dijanjikan mendapat pertolongan dari Rosulullah.

Hal ini karena orang tersebut telah menghidupkan sunnah yang diajarkan oleh Rosulullah.

Baca: Ifan Seventeen Digerebek Bareng Model Cantik, Citra Monica Akhirnya Buka Suara

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan At Tirmidzi menyebutkan bahwa, "siapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga."

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Editor: M Iqbal
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved