Tribun Pelalawan

Ditinggal Mudik dan Berlibur, Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan Lengang Lebaran Kedua

Hari Raya Idul Fitri yang kedua, Kamis (6/6/2019), Kota Pangkalan Kerinci terlihat lengang dari hari pertama Idul Fitri maupun sebelumnya.

Ditinggal Mudik dan Berlibur, Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan Lengang Lebaran Kedua
tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Akasia Kota Pangkalan Kerinci tampak lengang hari kedua Lebaran. Banyak warga yang mudik maupun berlibur ke luar kota Kamis (6/6/2019). (tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 
Ditinggal Mudik dan Berlibur, Kota Pangkalan Kerinci Lengang Lebaran Kedua
TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Hari Raya Idul Fitri yang kedua, Kamis (6/6/2019), Kota Pangkalan Kerinci terlihat lengang dari hari pertama Idul Fitri maupun sebelumnya. Suasana sepi sangat jelas terlihat di pusat ibukota Kabupaten Pelalawan ini.
 
Pantauan tribunpelalawan.com, Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang membelah Kota Pangkalan Kerinci minim dilalui kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Bahkan mobil besar seperti truk balak maupun trailer serta tangky belum tampak lantaran masih dilarang beroperasi. Jejeran toko-toko yang ada di tepi jalan lintas nasional itu juga tutup dan hanya toko kelontong atau barang harian yang masih buka.
Hal yang sama terlihat di jalan akses alternatif yakni Jalan Akasia yang biasanya padat dan penuh aktivitas, kali ini sepi melompong. Hanya beberapa pengendara motor dan mobil yang lalu lalang. Ruko dan penjualan juga masih enggan buka karena suasa hari kemenangan.
 
"Setiap tahun memang Pangkalan Kerinci seperti ini kalau saat Lebaran. Kalau hari kedua kosong dan sepi," kata warga Jalan Akasia, Randy Firmansyah (38), kepada tribunpelalawan.com, Kamis (6/6/2019).
 
Biasanya, kata ayah dua anak ini, hari pertama Lebaran merupakan momen untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan sanak family. Saling mengunjungi dari rumah ke rumah sekeda bermaaf-maafan dan menyantap hidangan. Hari kedua Lebaran waktu untuk berlibur ke lokasi-lokasi wisata yang berada di luar daerah maupun ke luar provinsi. Menghabiskan masa cuti bersama keluarga sebelum kembali beraktivitas.
 
"Sebagian juga sudah mudik sebelum Hari Raya kemarin. Mulai rame lagi paling hari Sabtu atau Minggu," tandasnya.
 
Tampak petugas kebersihan dan mobil pengangkut sampah mulai membersihkan rampah rumah tangga yang menggunung di TPS yang ada di beberapa sudut kota, setelah berlibur satu hari sebelumnya. Hal yang lumrah jika sampah rumah tangga menumpuk saat Hari Raya Idul Fitri.
"Biasa setelah tiga hari baru diangkut. Sekarang Lebaran kedua sudah dibawa sampahnya. Baguslah bisar ngak menumpuk dan bau," kata Tambunan (42) warga Jalan Seminai.
 
Meski Pangkalan Kerinci sepi karean ditinggal warganya yang mudik dan berlibur, para personil polisi dan petugas yang berjaga di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) operasi Ketupat 2019 tetap siaga memberi pelayanan keamanan kepada masyarakat. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)
Penulis: johanes
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved