1 Juta Rohingya Rayakan Idul Fitri di Pengungsian, Hidup Dari Belas Kasihan di Negara Lain

Bangladesh bukan negara saya. Kita hidup di sini oleh belas kasihan orang lain. Kami ingin kembali ke negara kami sendiri, tetapi kami membutuhkan hak

1 Juta Rohingya Rayakan Idul Fitri di Pengungsian, Hidup Dari Belas Kasihan di Negara Lain
Istimewa/via serambinews
KETUA Solidaritas Aceh untuk Rohingya (SAUR) Tgk H Faisal Ali, bersama anak-anak Muslim Rohingnya di mushalla yang dibangun dengan bantuan masyarakat Aceh, di Cox's Bazar, Bangladesh, Minggu (4/2/2018). 

“Umat Buddha ekstremis sering mendatangi kami, menegur kami, dan secara fisik menyerang kami saat perjalanan ke masjid dan dalam perjalanan pulang setelah shalat.”

"Sekarang saya merasa betapa dirampasnya kami di Myanmar sebagai Muslim," katanya, sambil menambahkan mempraktikkan agama seseorang di sini tanpa gangguan adalah penghiburan besar baginya selama Idul Fitri.

Paling Teraniaya di Dunia

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak belasan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada 2012.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh.

Gelombang pengungsi ini terjadi setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017.

Sekarang ada 1,2 juta orang Rohingya yang tinggal di Bangladesh.

Hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar sejak 25 Agustus 2017, menurut Ontario International Development Agency (OIDA).

Sementara lebih dari 34.000 orang dilemparkan ke dalam api dan lebih dari 114.000 lainnya dipukuli.

18.000 perempuan dan gadis Rohingya lainnya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar dan 113.000 lainnya dirusak.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved