Senyum Anak Pedalaman Jadi Motivasi Zulfa Meizanita Mengajar di Daerah Terpencil

Zulfa Meizanita rela mengajar ke pedalaman. Ia menikmatinya walau banyak rintangan. Hal yang memotivasinya sangat sederhana, senyum anak-anak murid.

Senyum Anak Pedalaman Jadi Motivasi Zulfa Meizanita Mengajar di Daerah Terpencil
istimewa
Zulfa 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Pengabdian butuh motivasi diri. Motivasi mendorong seseorang mampu menghadapi tantangan dan rintangan yang akan datang.

Meski pengabdian terkadang mendatangkan bahaya terhadap keselamatan jiwa.

Itulah yang dirasakan Zulfa Meizanita. Ia rela mengajar ke pedalaman. Ia menikmatinya walau banyak rintangan yang datang. Hal yang memotivasinya sangat sederhana. Namun ini yang membuatnya merasa puas tak terkira.

"Melihat senyum kegembiraan adik-adik di pedalaman, inilah motivasi saya," ungkap Zulfa, Selasa (4/6/2019).

Wanita berkerudung ini adalah Ketua Regional Komunitas 1.000 Guru Provinsi Riau. Lewat komunitas yang dia pimpin, keinginannya mengabdi tersalurkan.

Zulfa sudah aktif mengajar di daerah terpencil sejak 2015 silam. Ia pertama kali ikut dalam misi di Desa Rantau Langsat Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu pada 22 Agustus 2015. Ia mendapat tugas mengajar siswa kelas VI sebuah SD di desa itu.

Sebenarnya, Zulfa hanya suka travelling. Namun hatinya langsung tersentuh ketika melihat senyum bahagia didatangi Tim 1.000 Guru Riau. Ada anak-anak yang bahkan tak rela berpisah dengannya walau baru beberapa hari bersama.

"Saya melihat adik-adik murung pas mau berpisah. Mereka mengaku baru pertama kali didatangi seperti ini," ujar Zulfa.

Oleh karena suasana haru dan menyentuh hatinya itu, motivasinya menjadi tidak hanya travelling. Sambutan hangat dan senyum kebahagiaan di pelosok membuatnya selalu rindu.
Desa target berpindah-pindah.

Zulfa sudah mengunjungi 12 tempat berbeda di Provinsi Riau. Selalu ada cerita berkesan dari setiap perjalanan. Wanita 24 tahun ini menjadi sadar, betapa pendidikan di daerah terpencil sangat butuh perhatian.

Halaman
123
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved