3 Wisatawan Tewas di Bangka Belitung, Pengelola Wisata Abaikan Standar Keselamatan

Kami mengimbau untuk selalu memperhatikan safety pengunjung serta pengecekan rutin peralatan, jangan sampai rusak saat kondisi ramai,

Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tiga wisatawan di tiga lokasi berbeda di Kepulauan Bangka Belitung meninggal dunia dalam hitungan hari. Pengelola tempat wisata dinilai abai terhadap standar keselamatan. Selain itu, pengelola terkesan tergiur untung besar selama momen liburan.

"Banyak pengelola yang hanya mengejar keuntungan, misalnya penyewaan banana boat atau jet ski yang beroperasi sampai malam hari," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa, saat dihubungi melalui telepon, Minggu (9/6/2019).

Mikron menyayangkan faktor keselamatan diabaikan meskipun peringatan dan latihan telah dilakukan sebelumnya.

Pengelola tempat wisata pun diminta untuk memprioritaskan keselamatan wisatawan.

Baca: Kecelakaan Lalu Lintas, 16 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran di Riau

"Kami mengimbau untuk selalu memperhatikan safety pengunjung serta pengecekan rutin peralatan, jangan sampai rusak saat kondisi ramai," kata Mikron.

Tiga korban meninggal di lokasi wisata di Bangka Belitung pada hari yang sama, Sabtu (8/6/2019), yakni Rozali (67) yang tenggelam setelah sampan yang ditumpangi terbalik di Pulau Lengkuas, Belitung.

Lalu Alif (8) tenggelam di kolam waterboom Pasir Padi Bay, Pangkal Pinang dan Shalian (25) tenggelam usai snorkeling di Pulau Ketawai, Bangka Tengah.

Baca: Tragis Nelayan Ditemukan Tewas Termutilasi, Kepala dan Tangan Belum Ditemukan

Perahu Terbalik 1 Penumpang Tewas

Dilansir dari Kompas.com,sehari sebalumnya, sebuah perahu yang mengangkut puluhan wisatawan terbalik di laut Pulau Lengkuas, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (8/6/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, satu penumpang dinyatakan meninggal dunia dan puluhan penumpang yang lainnya berhasil diselamatkan.

"Perahu tersebut terbalik dan tenggelam setelah sekitar lima menit melakukan pelayaran menuju Pulau Lengkuas," ujarnya.

Dia mengatakan, satu penumpang dinyatakan meninggal dunia karena terlambat mendapatkan pertolongan, sementara penumpang yang lain berhasil dievakuasi.

Baca: Tragis, Selamatkan Adik yang Terseret Ombak Pantai Gosong Pariaman, Pria 20 Tahun Tenggelam

"Empat penumpang saat ini masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Marsidi Judono Belitung, sementara yang lainnya sudah kembali ke rumah masing-masing," ujarnya.

Menurut dia, penumpang yang meninggal itu diketahui bernama Rozali, warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Penumpang yang mendapatkan perawatan medis adalah Cici Herliyani (34) warga Desa Air Saga Tanjung Pandan), Kienta (2,5) warga Desa Tanjung Binga, Tanjung Pandan, Meris Yuniarti (16) warga Desa Air Saga, dan Dea (16) warga Desa Perawas, Tanjung Pandan.(kompas.com/*)

Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved