Elite Demokrat Usul Koalisi Dibubarkan, TKN: Kalau Kubu 02 Silakan, karena Mereka Kalah

Arsul Sani menilai tidak tepat usulan pembubaran koalisi ditujukan kepada pemenang Pilpres 2019, yakni koalisi partai politik pendukung

Elite Demokrat Usul Koalisi Dibubarkan, TKN: Kalau Kubu 02 Silakan, karena Mereka Kalah
Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Arsul Sani menilai tidak tepat usulan pembubaran koalisi ditujukan kepada pemenang Pilpres 2019, yakni koalisi partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hal itu sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik yang meminta calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai politik pendukungnya masing-masing.

"Terkait anjuran Wasekjen PD agar koalisi partai dibubarkan. Kalau mau diajukan kepada koalisi partai yang usung Paslon 02 silakan saja. Tapi tidak usah menganjurkan hal itu kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK)," ujar Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini kepada Tribunnews.com, Minggu (9/6/2019).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani (TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM)

Baca: VIDEO LIVE UEFA Nations League Swiss vs Inggris Malam Ini, Kick Off Pukul 20.00, Tonton di Sini

Baca: VIDEO HASIL Merlion Cup Indonesia vs Filipina: Garuda Muda Menang Besar, Skor Akhir 5-0

Baca: BKSDA Berencana Datangkan Gajah Jinak untuk Menggiring Gajah Liar di Peranap Riau

 

Kenapa demikian?

Pertama, anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, untuk Koalisi Paslon 02 memang secara politis sudah selesai, karena mereka kalah dalam Pilpres.

"Kedua, secara faktual di antara anggotanya sudah pada berantem sendiri, paling tidak antara Partai Demokrat dengan Gerindra sebagai kepala gerbong," jelas Arsul Sani.

Karena itulah, tegas dia, anjuran itu tidak tepat ditujukan kepada KIK, karena Jokowi-KH Ma'ruf Amin adalah pemenang pilpres meski masih dipersengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Belum lagi, dia menjelaskan, sebagai pemenang maka koalisi dalam pemerintahan masih akan berlanjut sampai dengan akhir masa pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Jadi Wasekjen Demokrat salah alamat dan salah sasaran kalau menganjurkan KIK untuk bubar atau dibubarkan," tegas Arsul Sani.

Baca: Rekrutmen CPNS Kembali Dibuka Setelah Cuti Lebaran, Ada Sekitar 254.173 lowongan CPNS

Baca: Tangisan Dewi Perssik Sebelum Sang Ayah Meninggal Dunia, Rosa Meldianti Tulis Kalimat Ini

Baca: Aktris Indonesia Yannie Kim Sukses Bintangi Drakor Voice 3, Akan Main di Drama Terbaru Lee Dong Wook

Elite Demokrat Usul Koalisi 01 dan 02 Dibubarkan

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved