Lebaran 2019

Operasi Ketupat 2019, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Tajam di Riau Sepeda Motor Masih Mendominasi

Puncak arus balik libur Hari Raya Idul Fitri 1440 terlihat di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Minggu

Operasi Ketupat 2019, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Tajam di Riau Sepeda Motor Masih Mendominasi
TribunPekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menggelar Operasi Zebra Siak 2017 di Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, Rabu (1/11/2017). 

Operasi Ketupat 2019, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat Tajam di Riau Sepeda Motor Masih Mendominasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pengendara kendaraan jenis sepeda motor masih mendominasi pelanggaran lalu lintas di Provinsi Riau.

Pada kurun waktu 12 hari Operasi Ketupat Muara Takus 2019, Polda Riau mencatat sebanyak 260 pelanggaran yang melibatkan pengendara jenis kendaraan ini.

Sedangkan di urutan kedua paling banyak melanggar dilakukan oleh jenis kendaraan mobil barang dengan 81 kasus.

Sementara, pelanggaran paling banyak ketiga dilakukan oleh pengendara jenis kendaraan mobil bus dengan jumlah kasus sebanyak 75.

"Sedangkan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor jenis mobil penumpang sebanyak 60 kasus," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Senin (10/6/2018).

Baca: Kadis dan ASN di Riau Kepergok Minum dan Berbincang di Kedai Kopi Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran

Baca: Ketahuan Nongkrong di Kedai Kopi, 3 ASN di Pekanbaru Panik dan Kabur Lewat Semak Menghindari Wagubri

Baca: Jalan Rusak Capai 1385 Titik, Walikota Pekanbaru Akui Rusaknya Parah dan Perbaikan Belum Optimal

Sunarto mengatakan, jenis kendaraan sepeda motor masih mendominasi pelanggaran di setiap tahunnya.

Pada kurun waktu 12 hari Operasi Ketupat Muara Takus tahun 2018 lalu, jenis kendaraan sepeda motor juga menempati urutan pertama paling banyak.

"Pada tahun lalu, pelangaran yang dilakukan pengendara jenis kendaraan ini sebanyak 41 kasus. Sedangkan kendaraan mobil barang hanya 32 kasus. Sementara mobil bus dan kendaraan khusus masing-masing sebanyak 1 kasus, sedangkan mobil penumpang sebanyak 7 kasus," ujarnya.

Banyaknya jumlah pelanggaran yang berasal dari kendaraan sepeda motor membuat angka pelanggaran lalulintas dalam kurun waktu 12 hari Operasi Ketupat Muara Takus 2019 meningkat tajam jika dibandingkan pada tahun lalu.

Baca: Takut Gaji dan Tunjangan Dipotong, Kehadiran ASN Pelalawan Riau 98 Persen Hari Pertama Kerja

Baca: Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi Rugikan Negara Triliunan Rupiah, KPK akan Umumkan Sore Nanti

Pada tahun ini, jumlah pelanggaran lalulintas mencapai 476 kasus.

Sepeda motor menjadi penyumbang pelanggaran terbanyak.

"Pada Operasi 12 hari Operasi Ketupat Muara Takus tahun lalu pelangaran lalulintas hanya sebanyak 82 kasus. Sama seperti tahun ini, sepeda motor masih mendominasi," ujarnya. (Guruh Budi Wibowo)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved