Polisi Akui Salah Tangkap Pria yang Ancam Bunuh Jokowi dan Hina Wiranto, Ini Pelaku Sebenarnya

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung mengaku bahwa sebelumnya pihaknya salah tangkap.

Polisi Akui Salah Tangkap Pria yang Ancam Bunuh Jokowi dan Hina Wiranto, Ini Pelaku Sebenarnya
Tangkapan layar akun Twitter @howtodressvvell
Tangkapan layar pria yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo dan hina Wiranto menjadi viral di media sosial. 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Muhammad Fahri, pria yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo melalui video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu ditangkap polisi. 

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung mengaku bahwa sebelumnya pihaknya salah tangkap.

"Iya benar (sudah ditangkap). Iya betul (yang diamankan sebelumnya salah tangkap)," kata dia saat dihubungi wartawan, Senin (10/6/2019) seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Pria yang mengancam Jokowi dipastikan adalah Fahri.

Namun, pria yang ditangkap adalah seorang warga yang mirip dengan pria dalam video itu, yaitu Teuku Yazhid.

Adapun Fahri ditangkap di Sulawesi Tengah pada Sabtu, 1 Juni 2019 lalu.

Baca: Bela Mayjen Soenarko, Mantan Kasum TNI Suryo Prabowo : Jangan Hina Kami Para Purnawirawan

Baca: Viral! Kepala Penumpang Motor Ini Hampir Tersangkut Portal Akibat Ngeyel Terobos Palang Kereta Api

Baca: Benarkah Polisi Salah Tangkap Pemuda Bersorban Hijau yang Ancam Bunuh Jokowi? Netizen Ungkap Hal Ini

Tangkapan layar pria yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo dan hina Wiranto menjadi viral di media sosial.
Tangkapan layar pria yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo dan hina Wiranto menjadi viral di media sosial. (Tangkapan layar akun Twitter @howtodressvvell)

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menangkap pria yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo.

"Baru satu (yang ditangkap) yang bersorban hijau," ujar Argo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Namun ternyata hal itu adalah salah tangkap.

Dalam kasus ini, Fahri ditangkap karena mengancam membunuh Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam Wiranto.

Video yang tersebar di sosial media dengan menampilkan pria bersorban hijau sedang melontarkan ancaman untuk membunuh Jokowi. (*)

Temukan kami di Facebook dan Instagram

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved