Berita Riau

Sudah Boleh Dibawa Tapi Ada Syaratnya, Gubernur Riau Ungkap Ketentuan Pengambilan Mobil Dinas

Terkait mobil-mobil dinas yang dikandangkan di halaman belakang rumah dinas Gubernur Riau kini sudah bisa diambil oleh yang bersangkutan.

Sudah Boleh Dibawa Tapi Ada Syaratnya, Gubernur Riau Ungkap Ketentuan Pengambilan Mobil Dinas
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Gubernur Riau Syamsuar bersalaman dengan para pegawai usai apel pagi perdana setelah libur lebaran di Halaman kantor Gubernur Riau, Senin (10/6/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Sudah Boleh Dibawa Tapi Ada Syaratnya, Gubernur Riau Ungkap Ketentuan Pengambilan Mobil Dinas

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menegaskan bahwa hari ini adalah hari pertama pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk masuk kerja dan tidak ada alasan untuk membolos kecuali sakit. 

Hal ini disampaikannya kepada awak media usai apel pagi perdana setelah libur lebaran, Senin (10/6/2019).

 “Jadi inikan pegawai ada hak dan kewajiban, jadi kewajiban hari ini kan sudah masuk kantor. Kami belum tahu ini ada berapa jumlah setiap SKPD. Tadi sudah saya perintahkan kepala badan kepegawaian agar nanti melaporkan kepada kami, semua pegawai yang ada dimasing-masing OPD, sehingga kami tahu OPD mana yang hadir seluruhnya, dan OPD mana yang tidak hadir. Itu juga bagian dari evaluasi kepada kepala dinas yang bersangkutan,” jelas Syamsuar.

Baca: Kadis dan ASN di Riau Kepergok Minum dan Berbincang di Kedai Kopi Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran

Ia juga menyampaikan bahwa libur pegawai yang diberikan selama 10 hari sudah cukup.

“Jadi karena itu, kewajiban selaku pegawai negeri harusnya mereka sudah masuk hari ini dan tidak ada alasan ia tidak masuk kecuali sakit,” katanya.

Sementara itu, terkait mobil-mobil dinas yang dikandangkan di halaman belakang rumah dinas Gubernur Riau kini sudah bisa diambil oleh yang bersangkutan.

Namun mobil dinas yang bisa diambil ada syaratnya, yaitu mobil dinas yang sudah lunas pajaknya.

“Sepanjang sesuai peruntukkan, hari ini sudah bisa dibagikan. Tapi dengan syarat, cek pajaknya, karena diduga masih ada kendaraan dinas yang masih belum bayar pajak. Maka tadi saya bilang seharusnya ini tidak boleh terjadi karena namanya pegawai dan mereka tahu keharusan membayar pajak dan mereka tidak bayar pajak,” katanya.

Namun Syamsuar belum mengetahui jumlah pasti berapa mobil dinas yang menunggak pajak.

Halaman
12
Penulis: TheoRizky
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved