Pelalawan

Takut Gaji dan Tunjangan Dipotong, Kehadiran ASN Pelalawan Riau 98 Persen Hari Pertama Kerja

Bupati Pelalawan, HM Harris menyebutkan senang melihat kehadiran para ASN yang sangat rapai dari apel biasanya.

Takut Gaji dan Tunjangan Dipotong, Kehadiran ASN Pelalawan Riau 98 Persen Hari Pertama Kerja
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Apel perdana pada hari pertama bekerja yang diikuti ribuan ASN Pemkab Pelalawan di halaman kantor bupati 

Takut Gaji dan Tunjangan Dipotong, Kehadiran ASN Pelalawan Riau 98 Persen Hari Pertama Kerja

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Ribuan Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Provinsi Riau mengikuti apel perdana di halaman kantor bupati, Senin (10/6/2019).

Para pegawai hadir pada hari pertama kerja sesuai dengan Surat Edaran (SE).

Bupati Pelalawan, HM Harris menyebutkan senang melihat kehadiran para ASN yang sangat rapai dari apel biasanya.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) tingkat kehadiran pegawai mencapai 99,3 persen usai cuti bersama Lebaran.

Sisanya yang tidak hadir lantaran sakit atau berhalangan dengan alasan yang jelas.

Baca: Apel Perdana Pasca Libur Lebaran, Puluhan ASN Pemkab Pelalawan Riau Malah Duduk Membelakangi Bupati

Harris menduga kehadiran yang maksimal karena kesadaran para pegawai sudah mulai tinggi untuk lebih disiplin lagi.

Selain itu ada keinginan untuk bersalaman dan bersilaturahmi dengan sesaja pejabat maupun kepala daerah.

Disamping itu para PNS takut tunjangannya dipotong 100 persen dan pegawai honor takut gajinya dipangkas 50 persen.

"Mungkin karena itu (pemotongan gaji dan tunjangan), 100 persen loh," kata Harris sambil tertawa usai apel dan coffee morning.

Baca: Pegawai Pemprov Riau yang Tak Hadir Saat Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran akan Dilaporkan ke BKN

Ia berharap tingkat kehadiran pegawai setiap apel dan upacara hari kesadaran setiap bulan tetap maksimal seperti hari pertama bekerja.

Hal itu akan ditekankan kembali kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing untuk mendisiplinkan anak buahnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung).

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved