VIDEO: Helikopter Agusta Jatuh di Atap Gedung Pencakar Langit di New York, 1 Orang Tewas

helikopter berjenis Agusta A109E jatuh dengan keras di atap sebuah bangunan 54 lantai di Sevent Avenue itu hingga menimbulkan getaran pada bangunan

TRIBUNPEKANBARU.com -- Sebuah helikopter jatuh di atap gedung bertingkat di tengah kawasan Manhattan, New York, setelah gagal melakukan pendaratan Senin (10/6/2019), 

Seperti Dilansir AFP, helikopter berjenis Agusta A109E jatuh dengan keras di atap sebuah bangunan 54 lantai di Sevent Avenue itu hingga menimbulkan getaran pada bangunan gedung.

Satu orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan itu.

Helikopter disebut jatuh sekitar 10 menit usai lepas landas dari sebuah landasan helikopter di kota.

Petugas layanan darurat segera dikirim ke lokasi insiden.

Baca: Dulu Nikahi Angel Lelga Lompat dari Helikopter, Vicky Prasetyo Siapkan yan Beda untuk Anggia Chan

Baca: Kubu Prabowo Persoalkan Posisi Maruf Amin, Yusril: Sudah Basi,Terlalu Over Confident

Baca: Paul Pogba Ceritakan Alasan yang Membuatnya Memeluk Agama Islam

Departemen pemadam kebakaran New York mengkonfirmasi adanya satu korban jiwa yang diyakini merupakan pilot helikopter nahas tersebut.

"Insiden ini bisa saja berakhir dengan jauh lebih buruk," kata Wali Kota New York, Bill de Blasio, yang berbicara dari lokasi kejadian.

"Tidak ada indikasi bahwa ini merupakan aksi teror. Juga tidak ada ancaman berkelanjutan terhadap kota New York berdasarkan semua informasi yang kami miliki saat ini," tambah de Blasio.

Terlepas dari adanya satu korban jiwa, de Blasio bersyukur tidak ada korban lain dalam insiden itu dan tidak sampai mengancam keselamatan penghuni gedung.

Baca: UPDATE Kerusuhan 22 Mei! Kivlan Zen Beri Rp 55 Juta untuk Eksekutor Rencana Pembunuhan 4 Jenderal

Baca: UPDATE Kerusuhan 22 Mei! Irfansyah Mengaku Diperintah Kivlan Zen Bunuh Yunarto Wijaya

Menurut regulator penerbangan AS, pilot adalah satu-satunya orang yang ada di dalam helikopter saat insiden terjadi.

Rekaman video yang menunjukkan asap abu-abu mengepul dari atap gedung tempat terjadinya kecelakaan sudah tersebar di dunia maya.

Sementara pemadam kebakaran kota mengatakan telah memadamkan api di atap gedung, namun masih bekerja karena adanya bahan bakar yang bocor dari tangki helikopter.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang bekerja di gedung, getaran akibat jatuhnya helikopter dapat dirasakan di seluruh gedung.

"Kami sempat mengiranya sebagai gempa bumi atau semacamnya. Barulah dua menit kemudian alarm berbunyi dan petugas masuk untuk memerintahkan evakuasi keluar gedung," kata Nathan Hutton, yang bekerja di lantai 29, dikutip AFP.

Badan Penerbangan Federal melalui akun Twitter-nya menginformasikan insiden yang terjadi sekitar pukul 13.45 waktu setempat. (Agni Vidya Perdana)

Editor: David Tobing
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved