Ditaksir Seharga Lebih 5 Juta Dollar, Mesir Protes Lelang Patung Firaun di London

Pemerintah Mesir meminta rumah lelang Christie untuk menghentikan lelang, karena patung yang akan dilelang diklaim milik Mesir.

Ditaksir Seharga Lebih 5 Juta Dollar, Mesir Protes Lelang Patung Firaun di London
afp
Rumah lelang Christie di London, akan melelang patung Firaun Tuthankhamun pada Juli mendatang. Rencana ini ditentang pemerintah Mesir, dan menyebut artefak tersebut milik Mesir.

tribunpekanbaru.com - Pemerintah Mesir berupaya menghentikan pelelangan patung Firaun Tutankhamun yang berusia 3.000 tahun, yang dilakukan di sebuah rumah pelelangan Christie di London, Inggris.

Kementerian Luar Negeri Mesir, mengeluarkan pernyataan menuntut rumah lelang itu untuk memberikan dokumen yang membuktikan kepemilikan artefak tersebut.

“Mesir juga telah menghubungi pihak berwenang di Inggris dan badan kebudayaan dan pendidikan PBB, untuk menghentikan penjualan artefak tersebut,” kata pernyataan kementerian seperti dilansir Ashraq Al Awsat, Rabu (12/6) waktu setempat.

Kendati demikian, rumah lelang Christie belum memberi tanggapan terkait upaya penghentian lelang tersebut. Patung Firaun yang dilelang itu terbuat dari batu kuarsit berwarna coklat, yang menggambarkan raja Tutankhamun.

Rencananya, patung itu akan dilelang pada Bulan Juli mendatang dan diperkirakan akan terjual lebih dari lima juta dolar Amerika serikat. Raja Tutankhamun diketahui memerintah Mesir pada tahun 1332-1323 SM.

Makamnya ditemukan pada 1922 oleh Howard Carter di Luxor, Mesir. Sementara ini, pemerintah Mesir terus berupaya membawa pulang kembali barang-barang antik yang diklaim milik Mesir dan berada di negara-negara Eropa serta Amerika Serikat. (rin/rol)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved