Pemberontak Houthi Serang Bandara Abha di Dekat Jeddah Arab Saudi, 26 Orang Terluka

Dilaporkan AFP, juru bicara koalisi Turki al-Malki menuturkan, 26 orang terluka akibat serangan itu dengan 8 di antaranya dilarikan ke rumah sakit

Pemberontak Houthi Serang Bandara Abha di Dekat Jeddah Arab Saudi, 26 Orang Terluka
AP via Serambi Indonesia
Kelompok Houthi telah melancarkan pemberontakan secara berkala sejak 2004 lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kelompok pemberontak Yaman Houthi dilaporkan melancarkan serangan di bandara yang berlokasi di kawasan barat daya Arab Saudi, dan melukai puluhan orang. Serangan yang terjadi Rabu (12/6/2019) itu terjadi di Bandara Abha, resor pegunungan yang jadi lokasi favorit berlibur di tengah teriknya panas Riyadh maupun Jeddah.

Dilaporkan AFP, juru bicara koalisi Turki al-Malki menuturkan, 26 orang terluka akibat serangan itu dengan delapan di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Sementara 18 orang sisanya langsung diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan pertama. Rudal yang ditembakkan Houthi dilaporkan merusak bagian kedatangan.

Malki mengatakan serangan di bandara itu dilakukan oleh "teroris" karena menargetkan wilayah publik, dan bisa dikategorikan sebagai "kejahatan perang".

Baca: Dua Misil Pemberontak Houthi Sasar Mekah dan Jeddah

Dia menegaskan koalisi yang dipimpin Saudi bakal mengambil "langkah tegas" untuk menghancurkan kelompok pemberontak Yaman itu, dan melindungi warga sipil.

Adapun Houthi membenarkan mereka meluncurkan rudal ke Bandara Abha. Namun, mereka berdalih melindungi diri dari serangan koalisi Saudi selama bertahun-tahun.

Juru bicara Houthi Mohammed Abdulsalam berkata, mereka bertahan dari serangan dan pengepungan yang dilancarkan koalisi Saudi selama empat tahun terakhir.

Baca: Terekam Kamera, Ini Detik-detik Menegangkan Saat Jet Tempur Arab Saudi Dihantam Misil Houthi

"Kemudian ditutupnya bandara Sanaa dan penolakan solusi politik membuat rakyat kami berhak untuk melindungi diri," kata Abdulsalam dikutip televisi Al-Masirah. Dilaporkan terdapat ketegangan di perbatasan Saudi dan Yaman di mana baik Yaman maupun koalisi Saudi saling melakukan serangan dalam beberapa pekan terakhir.

Pada Senin (10/6/2019), sistem pertahanan udara Saudi menghancurkan dua drone Houthi yang terbang ke Khamis Mushait, markas operasi serangan koalisi.

Malki melanjutkan, mereka menuduh rival utama Saudi di Timur Tengah, Iran, bertanggung jawab dalam serangan di Bandara Abha maupun di sejumlah lokasi lain.

Rudal yang ditembakkan Houthi, kata Malki, adalah bukti mereka menerima senjata canggih terbaru dan dukungan dari Iran. "Mereka mendukung terorisme di perbatasan," papar dia.

Baca: Pemberontak Houthi Serang Kota di Arab Saudi

Konflik di Yaman terjadi sejak Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui internasional mengasingkan diri setelah Houthi mengepung kekuasaannya di Aden.

Sejak saat itu, peperangan yang berlangsung sudah menelan korban jiwa hingga puluhan ribu, dengan otoritas menyebut mayoritas merupakan warga sipil.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Houthi Serang Bandara Saudi, 26 Orang Terluka", 

Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved