Wanita Ini Ditangkap Polisi setelah Dilaporkan Meremas Kemaluan Pacarnya hingga Berdarah

Wanita Ini Ditangkap Polisi setelah Dilaporkan Meremas Kemaluan Pacarnya hingga Berdarah

Wanita Ini Ditangkap Polisi setelah Dilaporkan Meremas Kemaluan Pacarnya hingga Berdarah
Shutterstock
Wanita Ini Ditangkap Polisi setelah Dilaporkan Meremas Kemaluan Pacarnya hingga Berdarah 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Bertengkar dengan pacarnya, wanita ini memberikan perlawanan hingga membuat sang pacar kalah.

Tak tanggung-tanggung ia meremas kemalauan pacarnya hingga berbuntu pelaporan ke polisi.

Kasus tersebut kini ditangani polisi dan tentu saja si wanita akan diproses dan diperiksa oleh penegak hukum

Seorang wanita di Florida, Amerika Serikat (AS) ditangkap pada pekan lalu setelah melukai kemaluan pacarnya dalam sebuah pertengkaran.

Insiden itu dilaporkan terjadi di Indian Harbour Beach, sekitar 112 kilometer di sebelah tenggar Orlando, pada 4 Juni. Saat itu, polisi mendapat panggilan darurat.

Dalam panggilan itu, korban mengeluh si pacar yang diidentifikasi bernama Katie Lee Pitchford menyerangnya. Laporan itu diperkuat dengan keterangan warga tentang suara berisik.

Dilaporkan Fox News via New York Post Selasa (11/6/2019), Pitchford tiba-tiba menjadi "sangat marah" dalam pertengkaran dan mulai melakukan serangan.

Korban yang tak disebutkan identitasnya itu mengaku ketika bertengkar, Pitchford mendaratkan pukulan. Tak hanya itu, dia juga mencakar sisi kiri wajah.

Katie Lee Pitchford, pelaku kekerasan terhadap pacarnya yang dibekuk pada pekan lalu.
Katie Lee Pitchford, pelaku kekerasan terhadap pacarnya yang dibekuk pada pekan lalu. ((Kepolisian Indian Harbour Beach) via kompas.com)

Lebih dari itu, perempuan berusia 21 tahun itu juga menggenggam kemaluan pacarnya itu dan meremasnya hingga berdarah, sebagaimana diwartakan Daily Mirror.

Penyiksaan yang dilakukan Pitchford tak berhenti.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved