Lindungi Anak-anak dan Remaja, Pemerintah Akan Segera Blokir Iklan Rokok di Platform Media Sosial

konten iklan rokok di dunia maya ditemukan di 114 kanal yang memuat konten tersebut di platform Facebook, Instagram dan YouTube.

Lindungi Anak-anak dan Remaja, Pemerintah Akan Segera Blokir Iklan Rokok di Platform Media Sosial
thesun
Merokok 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) memblokir iklan atau konten rokok pada sejumlah platform media sosial untuk menindaklanjuti permintaan Kementerian Kesehatan RI.

"Surat Menteri Kesehatan RI kepada Menteri Kominfo RI No TM.04.01/Menkes/314/2019 perihal Pemblokiran Iklan Rokok di Internet diterima oleh Kemkominfo pada Kamis (13/6) pukul 13.30 WIB," kata Kominfo dalam keterangan resminya.

Kementerian melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menelusuri konten iklan rokok di dunia maya dan menemukan 114 kanal yang memuat konten tersebut di platform Facebook, Instagram dan YouTube.

Baca: Meski Dilarang, Iklan Rokok Masih Tayang di Jalan Protokol Pekanbaru

Konten-konten tersebut dinilai melanggar Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan pasal 46 ayat 3 butir c tentang promosi rokok yang memperagakan wujud rokok.

"Saat ini Tim AIS Kemkominfo sedang melakukan proses take down atas akun/konten pada platform-platform di atas," kata Kominfo.

Tim AIS merupakan tim internal pemerintah untuk mengidentifikasi konten di media sosial yang melanggar aturan di Indonesia, misalnya hoax, pornografi dan ujaran kebencian.

Menurut Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, Menkominfo Rudiantara sudah menghubungi Kemenkes dan regulator kesehatan untuk menggelar rapat koordinasi teknis terkait konten yang melanggar aturan di bidang kesehatan.

Baca: Diduga Langgar Perwako, Reklame Produk Iklan Rokok Bebas Berdiri di Jalan Protokol Pekanbaru

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan iklan rokok di Internet memang layak diblokir untuk melindungi anak-anak dan remaja dari paparan iklan rokok.

"Keberadaan iklan rokok di Internet sangat mengkhawatirkan, karena bisa dibuka oleh siapapun dan kapanpun, tanpa kontrol dan batas waktu," ujarnya.

Karena bisa diakses kapan pun dan tanpa batas, anak-anak dan remaja pun bisa terpapar iklan rokok kapan pun.

Halaman
12
Editor: CandraDani
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved