Pria yang Diduga Gadaikan Istri Juga Jual Anak Rp 500 Ribu, Uang Dipakai Untuk Modal Judi

Anak lelakinya dijual saat berusia 10 bulan. Saat ini anak tersebut sudah berusia tujuh tahun.

Pria yang Diduga Gadaikan Istri Juga Jual Anak Rp 500 Ribu, Uang Dipakai Untuk Modal Judi
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Lumajang saat berbicara dengan Hori, pria yang membunuh dengan latar kasus menggadaikan istri. Diduga, Hori juga pernah menjual anaknya seharga Rp500 ribu untuk modal judi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perkara hukum yang menjerat Hori (43), warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, kabupaten Lumajang yang membunuh orang bisa bertambah.

Hori kini terancam hukuman selama 20 tahun penjara setelah membunuh  M Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Polisi menemukan indikasi perdagangan orang setelah polisi menginterogasi istri Hori, Lasmi (34).

Indikasi perdagangan orang (human trafficking) itu menimpa pada anak Hori dan Lasmi.

Saat bertemu Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, Lasmi menuturkan anak lelakinya dijual oleh Hori.

Anak lelakinya dijual saat berusia 10 bulan. Saat ini anak tersebut sudah berusia tujuh tahun.

"Katanya orang-orang dijual. Dijual seharga Rp 500 ribu. Dijual saat masih berada di Medan," kata Lasmi kepada Arsal seperti yang dilansir dari Surya.

Lasmi merupakan perempuan asal Sumatera Utara.

TERUNGKAP Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta pada Pria Lain, setelah Ciduk Pembunuh Salah Sasaran! Tersangka pembunuhan Hori bin Suwari (43) ternyata juga menggadaikan istri R (35) pada pria lain Hartono
TERUNGKAP Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta pada Pria Lain, setelah Ciduk Pembunuh Salah Sasaran! Tersangka pembunuhan Hori bin Suwari (43) ternyata juga menggadaikan istri R (35) pada pria lain Hartono (facebook/sahabat MAS)

Dia bertemu dengan Hori saat bekerja di sebuah perkebunan sawit di Sumatera Utara. Keduanya lantas menikah.

Lasmi mengaku hanya menikah secara siri dengan Hori.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved