Pelalawan

Tersangka Tak Ditahan, Polres Pelalawan Riau Limpahkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu Pekan Depan

Penyidik kepolisian akan menyerahkan semua berkas serta tersangka ke JPU Kejari Pelalawan untuk dilanjutkan proses hukumnya Senin mendatang

Tersangka Tak Ditahan, Polres Pelalawan Riau Limpahkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu Pekan Depan
istimewa
Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif Sugeng (baju abu-abu), saat diperiksa penyidik Polres Pelalawan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemilu 2019 beberapa waktu lalu 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Proses penyidikan Kasus dugaan tindak pidana Pemilu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau tahun 2019 terus bergulir di Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan.

Penyidik polisi telah mempersiapkan berkas perkara sambil berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Polisi sedang melengkapi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam P19, setelah diteliti oleh kejaksaan. Kekurangan itu sedang dilengkapi agar segera bisa dilimpahkan ke tahap selanjutnya.

"Kemarin ada hal-hal yang masih perlu dilingkapi setelah berkasnya diteliti jaksa. Penyidik sedang bekerja cepat untuk bisa kita limpahkan," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Reskrim Teddy Ardian, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (14/6/2019).

Baca: Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2019 PPK Pangkalan Kuras Riau Dilimpahkan Usai Libur Lebaran 2019

Kasat Teddy menuturkan, pihaknya menargetkan pelimpahan kasus dugaan penggelembungan dan pemindahan suara saat pleno PPK Pangkalan Kuras itu pekan depan paling lambat.

Penyidik kepolisian akan menyerahkan semua berkas serta tersangka ke JPU Kejari Pelalawan untuk dilanjutkan proses hukumnya diperkirakan Hari Senin (17/6/2019) mendatang.

Setelah tiga hari sesuai undang-undang, oleh JPU berkas harus dilimpahkan kembali ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan untuk disidangkan. Proses persidangan juga harus tuntas selama tujuh hari kerja.

"Dalam kasus tindak pidana Pemilu tersangka tidak perlu ditahan. Bahkan dalam persidangan sekalipun, tersangka bisa tidak hadir," tambah Teddy.

Baca: Dugaan Tindak Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan Kembali Periksa Saksi & Tersangka

Seperti diketahui, Gakhumdu Pelalawan telah menetapkan Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak idan Pemilu 2019. Setelah penanganan kasus ditingkatkan ke penyidikan, selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pelalawan.

PPK Pangkalan Kuras awalnya dilaporkan empat Caleg dan satu Parpol atas dugaan kecurangan pada saat pleno tingkat kecamatan ke Bawaslu Pelalawan.

Sugeng dituding melakukan pemindahan dan penggelembungan suara antar Caleg hingga merugikan Caleg dan Parpol lainnya.

Keterlibatan Ketua Panwascam Empi Januardi terkuak dari pengakuan Sugeng, bahwa Empi yang menjadi perantara kepada penyuruhnya.

Baca: Terancam 5 Tahun Penjara, Ketua PPK Pangkalan Kuras Nonaktif Ditetapkan Jadi Tersangka

Dugaan pemindahan dan penggelembungan suara itu dinilai bawaslu mencukupi syarat formil dan materil sebagai tindak pidana pemilu, hingga laporan itu diteruskan ke Sentra Gakhumdu untuk ditangani.
(Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved