kepulauan Meranti

Tiang Penahan di Dermaga Tanjung Samak Ambruk, Ponton Sempat Hanyut

Ambruknya tiang penahan tersebut diakibatkan oleh kuatnya arus gelombang laut yang cukup kuat.

Tiang Penahan di Dermaga Tanjung Samak Ambruk, Ponton Sempat Hanyut
Istimewa
Tiang penahan ponton di Tanjung Samak, kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti ambruk sehingga sempat membuat ponton terlepas dari dermaga pada Kamis (13/6/2019) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Tiang penahan ponton di Pelabuhan domestik Tanjung Samak, kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti ambruk sehingga sempat membuat ponton terlepas dari dermaga pada Kamis (13/6/2019) sore..

Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Dishub Meranti Syahril saat ditemui Tribun Jumat (14/6/2019) sore mengatakan bahwa ambruknya tiang penahan tersebut diakibatkan oleh kuatnya arus gelombang laut yang cukup kuat..

"Karena arus kuat tiang penahan tersebut jadi terlepas dan membuat ponton terlepas," ujar Syahril saat ditemui selepas melakukan peninjauan di pelabuhan Tanjung Samak..

Syahril mengatakan bahwa akibat hal tersebut ponton sempat hanyut namun berhasil diselamatkan. Sedangkan untuk tiang penahan ponton sebanyak empat buah tenggelam.

"Ponton sudah kita amankan di sekitar anak sungai tidak jauh dari sekitar lokasi," ungkapnya.

Baca: 242 Pegawai Honorer di Kepulauan Meranti Dipecat Pasca Libur Lebaran? Begini Klarifikasi BKD

Syahril mengakui bahwa arus gelombang di dermaga tersebut memang cukup kuat sehingga membuat tiang penahan tersebut terlepas. Walaupun demikian dirinya juga mengakui bahwa tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Akibat kejadian tersebut dermaga Tanjung Samak saat ini tidak bisa beroperasi sehingga harus dipindahkan ke tempat lain.

"Saat ini aktivitas di pelabuhan tersebut dipindahkan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk sementara waktu, yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan," ujarnya.

Sebelum insiden tersebut terjadi, pihaknya juga sempat meninjau ke lokasi pada 10 Juni 2019 lalu, sudah menghimbau Kepala UPTD Pelabuhan Rangsang agar menghentikan aktifitas turun atau naik penumpang diponton tersebut.

"Kita sudah lihat kondisi Pelabuhan tersebut sangat memprihatinkan, untuk itu waktu pada saat peninjauan kita minta agar menghentikan aktifitas di Pelabuhan tersebut, serta memindahkan aktifitas di pelabuhan sementara," terangnya.

Baca: Kasat Lantas Kepulauan Meranti Minta Pengendara Motor Pakai Helm Demi Keselamatan

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved