Rumah Rusak, Sawah Gagal Panen, Jembatan Putus, Banjir di Soppeng Akibatkan Kerugian 43 Miliar

Rumah Rusak, Sawah Gagal Panen, Jembatan Putus, Banjir di Soppeng Akibatkan Kerugian 43 Miliar

Rumah Rusak, Sawah Gagal Panen, Jembatan Putus, Banjir di Soppeng Akibatkan Kerugian 43 Miliar
Dok BPBD Soppeng
Tim BPBD Soppeng saat mengevakuasi warga yang terkena banjir di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng sejak Minggu (9/6/2019). 

Rumah Rusak, Sawah Gagal Panen, Jembatan Putus, Banjir di Soppeng Akibatkan Kerugian 43 Miliar

TRIBUNPEKANBARU.COM- Sawah gagal panen, jagung gagal panen rumah rusak sampai jembatan putus akibat banjir di Soppeng.

Kerugian akibat bencana tersebut telah mencapai Rp 43 miliar.

Kondisi yang tentu saja menjadi perhatian pemerintah daerah termasuk kondisi warga yang mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Soppeng Andi Haeruddin menyebut, total kerugian yang timbul akibatbanjir di Kabupaten Soppeng, sejak Sabtu 8 Juni 2019 lalu mencapai Rp 43 miliar.

Tingginya kerugian ini dikarenakan bukan hanya rumah warga yang terdampak dari banjir yang sudah mulai pada tanggal 8 Juni lalu.

Haeruddin mengatakan, selama banjir yang menggenangi tujuh kecamatan di Kabupaten Soppeng, lahan sawah dan perkebunan milik warga juga ikut tergenangi.

Ada sekitar 2.217,42 hektar sawah yang tergenangi.

Sementara untuk lahan perkebunan ada sekitar 1.368,64 hektar yang ikut tergenang.

"Kita sudah hitung bermohon ke Pak Gubernur ada sekitar Rp43 miliar (kerugian) karena ada beberapa sawah yang gagal panen," kata Haeruddin saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (14/6/2019).

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved