Liga Champion

Usai Dikalahkan Liverpool 4-0 di Leg ke 2 Piala Champions, Luis Suarez Tak Mau Antar Anak ke Sekolah

Setelah saya kembali ke Barcelona, hal itu adalah momen terburuk di hidup dan karier saya setelah Piala Dunia 2014

Usai Dikalahkan Liverpool 4-0 di Leg ke 2 Piala Champions, Luis Suarez Tak Mau Antar Anak ke Sekolah
TWITTER.COM/FCBARCELONA
Megabintang FC Barcelona, Lionel Messi, melakukan selebrasi bersama Luis Suarez dalam laga Liga Spanyol 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kekalahan mengejutkan Barcelona dari Liverpool di laga semifinal Liga Champions 2018-2019 ternyata membuat Luis Suarez sangat tertekan.

Liverpool berhasil memenangi gelar Liga Champions musim 2018-2019 dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, (2/6/2019).

Namun, gelar tersebut tentu tak akan didapatkan bila pasukan arahan Juergen Klopp gagal membalikkan kedudukan di babak semifinal saat melawan Barcelona dengan skor 4-0 di Anfield.

Di lain pihak, kekalahan tersebut ternyata sampai membuat penyerang Barcelona, Luis Suarez, menutup diri.

Sebelumnya, pemain timnas Uruguay tersebut memang jadi sosok yang vokal dan sering meladeni pertanyaan media.

Baca: Kota Liverpool Memerah, Ratusan Ribu Warga Kota Sambut Parade Kemenangan The Reds

Dilansir BolaSport.com dari Daily Mail, Luis Suarezmengungkapkan bahwa kekalahan dari Liverpool sempat membuat psikisnya tertekan.

"Setelah saya kembali ke Barcelona, hal itu adalah momen terburuk di hidup dan karier saya setelah Piala Dunia 2014," ucap Suarez dilansir BolaSport.com dari Daily Mail.

"Saya tak ingin mengantar anak ke sekolah, semuanya bakal melihat saya dalam keadaan yang sangat buruk, saya sempat tak mau melakukan apapun, itu adalah momen terburuk."

Penyerang timnas Uruguay tersebut sempat mengatakan bahwa pemain Barcelona pada laga itu memikirkan kemungkinan bakal kalah, karena skor agregat yang terbilang besar.

Baca: Daftar Top Scorer Liga Spanyol, Lionel Messi Tak Tergoyahkan, Unggul 13 Gol dari Luis Suarez

"Saya tak melihat hal itu karena kami adalah Barcelona dan kami punya dua atau tiga kesempatan untuk mencetak gol, tetapi kami sangat grogi dan melakukan beberapa umpan bodoh, kami tak menunjukkan sikap yang benar," tutur Suarez.

"Ketika kami kebobolan gol pertama, kami tak tahu bagaimana bereaksi, kami tahu kami sangat berantakan."

"Setelah pertandingan, di ruang ganti tak ada yang bisa dikatakan, rasa sedih, dan pahit bercampur karena kami tahu kami menampilkan sesuatu yang buruk," kata Suarez menambahkan.

Meski terus-menerus tampil buruk, Barcelona sukses mempertahankan gelar Liga Spanyol di musim 2018-2019.

 

Namun, Blaugrana gagal menyabet trofi Copa Del Rey, lantaran dikalahkan Valencia dengan skor 1-2 di final.(*)

Editor: CandraDani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved