Pekanbaru

Warga Keluhkan Harga Cabe Masih Tinggi, Pedagang Sebut Jumlah Pasokan Masih Sedikit

seorang pedangang cabai di Pasar Pagi Arengka, Neti mengatakan, jumlah pasokan cabai saat ini memang tak terlalu banyak,

Warga Keluhkan Harga Cabe Masih Tinggi, Pedagang Sebut Jumlah Pasokan Masih Sedikit
Tribunpekanbaru.com/Alexander
Foto aktifitas jual beli di Pasar Pagi Arengka, Sabtu (15/6) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Sepuluh hari usai Idul Fitri 1440 hijriyah, harga cabai masih cukup mahal di Pekanbaru. Pantauan Tribun di Pasar Pagi Arengka pada Sabtu (15/6), harga cabai berkisar Rp 75 ribu perkilonya.

Salah seorang pedangang cabai di Pasar Pagi Arengka, Neti mengatakan, jumlah pasokan cabai saat ini memang tak terlalu banyak, karena itu harga cabai belum jauh berbeda saat lebaran Idul Fitri beberapa waktu lalu.

"Cabai saat ini masih mahal, Rp 75 ribu per kilogram. Seperempat Rp 20 ribu," kata Neti kepada Tribunpekanbaru.com di area pasar yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan harga saat lebaran, harga cabai menurutnya sudah cukup berkurang. Sebelumnya harga cabai di Pasar Pagi Arengka tersebut sempat dijual dengan harga Rp 120 ribu.

Baca: FOTO: Harga Cabai Merah di Pekanbaru Naik Jadi Rp 80 Ribu Per Kilogram

"Tapi ini udah turun dibanding saat lebaran, seperempatnya Rp 30 ribu," ulasnya.

Sementara itu, bawang merah saat ini harganya adalah Rp 44 ribu per kilogramnya. Sedangkan harga daging saat ini dengan harga Rp 120 ribu per kilogramnya.

Wilda, salah seorang warga Delima kaget saat menawar cabai di Pasar Pagi Arengka. Ia tidak menyangka harga cabai masih cukup tinggi setelah lebaran ini.

"Ha? Seperempat Rp 20 ribu? Wah masih pedas ya harganya, padahal udah selesai lebaran," ujarnya saat berbelanja cabai.

Baca: Harga TBS di Riau Turun Pekan Ini, Capai Rp 4,88 Per Kilogram Kelompok Umur 10-20 Tahun

Walau kondisi setelah hujan mengguyur Pekanbaru pada Jumat malam sebelumnya, tidak menyurutkan keinginan warga berbelanja di Pasar Pagi Arengka. Walau kondisinya masih becek, namun warga tetap ramai berbelanja. (Tribun Pekanbaru/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved