Lebaran 2019

Ini Dua Penyakit yang Menonjol Diderita Masyarakat Pelalawan Riau Pasca Lebaran

Penderita penyakit tertentu meningkat usai Hari Raya Idul Fitri 1440 H meski tidak secara siginifikan.

Ini Dua Penyakit yang Menonjol Diderita Masyarakat Pelalawan Riau Pasca Lebaran
Istimewa
Plt Kadis Kesehatan Pelalawan Asril 

Ini Dua Penyakit yang Menonjol Diderita Masyarakat Pelalawan Riau Pasca Lebaran

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Satu pekan pascalebaran, beberapa penyakit mulai tampak menjadi trend di masyarakat Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Penderita penyakit tertentu meningkat usai Hari Raya Idul Fitri 1440 H meski tidak secara siginifikan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes menuturkan, ada beberapa penyakit yang terpantau diderita warga setelah hari besar umat muslim itu.

Baca: Daya Tampung Terbatas, CJH Tidak Diinapkan di Embarkasi Haji Antara Riau

Baca: PSPS Riau Menang 2-1 Lawan Tornado Dalam Laga Uji Coba Jelang Liga 2

Namun yang paling banyak yakni asam urat dan kolestrol, sebagian ada gangguan pencernaan seperti diare dan lambung.

"Peningkatan penderita asam urat dan kolestrol sekitar 5 persen dari biasanya. Ini merupakan hal yang lumrah setiap selesai Lebaran," ungkap Asril kepada tribunpelalawan.com, Minggu (16/6/2019).

Dijelaskannya, data itu diperoleh dari seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Banyak warga yang memeriksakan diri untuk mengetahui jenis sakit yang diderita.

Seperti memeriksakan tensi, gula darah, dan lain-lain hingga diketahui adanya peningkatan kolestrol dan gula darah.

Asril menyebutkan, peningkatan beberapa penyakit itu diakibatkan oleh perubahan pola makan yang terjadi di masyarakat.

Setelah berpuasa satu bulan penuh dengan jadwal makan yang sudah tertentu, tubuh dikejutkan dengan perubahannya saat Lebaran.

Baca: Agung Hercules Tak Lagi Gondrong, Penampilannya Bikin Pangling, Warganet Kirim Doa

Baca: Badan Kurus Botak dan Dirawat di RS, Inilah Penampilan Agung Hercules yang Berubah Drastis

Makanan yang dikonsumsi hampir tak terkontrol baik dari porsi maupun jenis asupannya.

Apalagi kebanyakan makanan berbau daging, santan, dan kadar minyak yang tinggi. Semakin memacu jenis penyakit yang sebelumnya diderita masyarakat.

"Nanti akan kembali normal lagi setelah beberapa minggu usai Lebaran. Sebab pola makan akan kembali normal." tandasnya. (tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved