Berita Riau

Kepala OPD Dinilai Lalai, Banyak Mobil Dinas Pemprov Riau Tunggak Bayar Pajak-Bahkan Hingga 5 Tahun

Tidak hanya menunggak satu tahun, bahkan ada mobil dinas yang sudah menunggak pajak hingga lima tahun.

Kepala OPD Dinilai Lalai, Banyak Mobil Dinas Pemprov Riau Tunggak Bayar Pajak-Bahkan Hingga 5 Tahun
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah mobil dinas diparkir di halaman belakang rumah dinas gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (30/5/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau, belakangan ini disibukkan dengan urusan mobil dinas yang ditahan oleh Gubernur Riau Syamsuar akibat belum membayar pajak. Pasalnya, Gubernur Riau memberikan syarat mobil dinas boleh diambil jika lunas pajaknya.

Setelah didata ulang, diketahui bahwa mobil dinas yang belum membayar pajak tercatat hingga ratusan unit. Tidak hanya menunggak satu tahun, bahkan ada mobil dinas yang sudah menunggak pajak hingga lima tahun.

Berdasarkan penelusuran melalui aplikasi e-Samsat Riau, jumlah tunggakan pajak mobil dinas dilingkungan Pemprov Riau bervariasi.

Misalnya saja mobil dinas bermerk Nissan X Trail bernomor polisi BM 1410 TP, pada aplikasi tersebut mobil dinas ini telah menunggak pembayaran pajak selama satu tahun tujuh bulan dan tiga hari. Dimana estimasi pajak yang harus dibayarkan yakni sejumlah Rp 5.832.380.

Baca: Banyak Mobil Dinas Menunggak Pajak, Kepala OPD Dinilai Lalai

Baca: Gubri Batasi Penggunaan Mobil Dinas, Satu Pejabat Cuma Berhak Satu Unit

Kemudian mobil dinas merk Toyota Kijang bernomor polisi BM 808, setelah dicek diaplikasi mobil dinas ini menunggak pajak selama lima tahun, tiga bulan dan enam hari. Dimana estimasi pajak yang harus dibayarkan yakni sejumlah Rp 8.038.121.

Kepala Bapenda Riau Indra Putrayana, Minggu (16/6/2019) mengatakan, seharusnya para kepala OPD tersebut dapat memprioritaskan hal-hal rutin yang wajib dikeluarkan setiap bulannya.

"Saya pikir para kepala OPD bisa menggunakan anggaran yang ada untuk hal-hal yang prioritas terlebih dahulu. Seperti bayar listrik, air, telepon termasuk pajak mobil dinas. Kalau sudah ada lebih, baru gunakan untuk yang lain," katanya.

Seperti diketahui, hingga Jumat (14/6/2019) jumlah mobil dinas yang dikembalikan ke pejabat dilingkungan Pemerintah provinsi Riau, pasca dikumpulkan saat cuti lebaran sudah mencapai 276 unit.

Baca: Hanya Mobil Dinas yang Sudah Lunasi Pajak yang Boleh Diambil

Baca: FOTO: Mobil Dinas yang Dikandangkan di Gedung Daerah Provinsi Riau Mulai Diambil

Dari 276 unit mobil dinas yang sudah diserahkan tersebut terdiri dari tiga unit mobil dinas eselon I, 41 unit mobil dinas eselon II, 206 mobil dinas eselon III dan enam unit mobil operasional yang mendapatkan izin Gubernur karena untuk keperluan khusus.

Sedangkan mobil dinas yang masih diparkirkan di halaman belakang Gedung Daerah Riau hingga akhir pekan kemarin tersisa sebanyak 335 unit. Rincianya 12 unit mobil eselon II, 58 unit mobil eselon III dan 265 kendaraan operasional. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved