Pilkada Riau 2020

Naik Rp 7 Miliar Dibanding 5 Tahun Lalu, KPU Siak Ajukan Anggaran Rp 25 Miliar untuk Pilkada 2020

Ia menjelaskan, untuk tahapan Pilkada 2020 dimulai pada September 2019. Permulaan tahapan ditandai dengan launching Pilkada 2020.

Naik Rp 7 Miliar Dibanding 5 Tahun Lalu, KPU Siak Ajukan Anggaran Rp 25 Miliar untuk Pilkada 2020
istimewa
Ketua KPU Siak Ahmad Rizal mengecek petugas pelipatan surat suara Pemilu 2019 di gedung kesenian, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - KPU Siak telah mengajukan anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siak periode 2020-2024 ke Pemkab Siak. Anggaran yang diminta jauh lebih besar dibanding Pilkada 2015 lalu.

Komisioner KPU Siak Agus Riyanto mengatakan, pihaknya mengajukan permintaan anggaran sebesar Rp 25 miliar lebih. Sedangkan anggaran Pilkada Siak 2015 lalu hanya Rp 18 miliar.

"Sebagai acuan kita menggunakan jumlah TPS Pemilu 2019 ini, makanya jumlah anggarannya lebih besar dari Pilkada yang lalu," kata dia, Minggu (16/6/2019).

Baca: Terbesar dari Seluruh daerah di Riau, KPU Kuansing Ajukan Anggaran Rp 45 Miliar untuk Pilkada 2020

Baca: Naik Rp 11 Miliar Dibandingkan yang Dahulu, KPU Meranti Ajukan Anggaran Rp 28 M untuk Pilkada 2020

Selain itu, besarnya permintaan anggaran Pilkada tersebut juga dipengaruhi oleh besaran honor penyelenggara, jumlah logistik yang disiapkan dan biaya lainnya.

Ia menjelaskan, untuk tahapan Pilkada 2020 dimulai pada September 2019. Permulaan tahapan ditandai dengan launching Pilkada 2020.

"Untuk jadwal pastinya kita masih menunggu PKPU dari KPU Pusat. Mudah-mudahan Juli sudah keluar," kata dia.

Proses dan tahapan Pilkada 2020 nanti sama seperti Pilkada 2015 lalu. Kegiatannya adalah pemutakhiran data pemilih, pembentukan badan adhok, penetapan peserta Pilkada, logistik, kampanye sampai dengan pemungutan suara dan penghitungan suara serta penetapan calon terpilih.

Baca: KPU Dumai Sudah Ajukan Anggaran Rp 20 Miliar untuk Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Baca: Sekdakab Akui KPU Rohul Telah Ajukan Dana Sebesar Rp 27 Miliar untuk Pelaksanaan Pilkada Rohul 2020

"Sejauh ini kita masih menunggu instruksi dari pusat, namun sekarang kita masih fokus menyelesaikan perkara perselisihan hasil Pemilu yang digugat partai Nasdem dan PDI Perjuangan ke MK. Jadi untuk Pilkada belum ada kegiatan tahapan," kata dia.

Sementara untuk jumlah TPS, jika mengacu pada aturan UU Nomor 10 tahun 2016 maka jumlah TPD masih 747 TPS . Setiap TPS 800 pemilih. Namun jika menggunakan UU Pemilu maka jumlah TPS di Pilkada Siak 2020 sebanyak 1.244.

"Nah, sebenarnya ini juga akan berpengaruh pada anggaran kita. Makanya kita masih menunggu PKPU dari pusat," kata dia. (Tribunsiak.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved