Inhu

Nasib Anggota Bawaslu Inhu yang Jadi Tersangka Penggelembungan Suara Tergantung Bawaslu RI

SW bersama empat orang lainnya diduga terlibat dalam dugaan penggelembungan suara Caleg PPP Dapil I Inhu berinisial DR, yang juga kini ditetapkan

Nasib Anggota Bawaslu Inhu yang Jadi Tersangka Penggelembungan Suara Tergantung Bawaslu RI
Tribun Pekanbaru/Binton Simanungkalit
Suasana sidang adjudikasi yang digelar oleh Bawaslu Inhu untuk penyelesaian sengketa proses Pemilu 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tidak bisa memutuskan status anggota mereka yang terjerat kasus dugaan penggelembungan suara Caleg PPP Inhu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang anggota Bawaslu Kabupaten Inhu berinisial SW ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian Polres Inhu.

SW bersama empat orang lainnya diduga terlibat dalam dugaan penggelembungan suara Caleg PPP Dapil I Inhu berinisial DR, yang juga kini ditetapkan tersangka.

Ahmad Khaerudin, koordinator divisi penyelesaian sengketa di Bawaslu Inhu mengungkapkan meski sudah tersangka nasib SW ditentukan oleh Bawaslu RI.

Baca: Spanduk kritik untuk Bawaslu Inhu Terpasang

"Kita ini selevel, yang melantik kita adalah Bawaslu RI. Oleh karena itu yang menentukan adalah Bawaslu RI," kata Ahmad Khaerudin ketika dikonfirmasi Tribuninhu.com, Minggu (16/6/2019).

Meski begitu, saat ini Bawaslu Inhu juga masih mempersiapkan bahan untuk dibawa ke sidang pra peradilan yang diajukan oleh SW.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, SW melalui kuasa hukumnya menyampaikan gugatan pra peradilan ke Pengadilan Negeri (PN) Rengat.

Dalam permohonannya, terdapat tiga termohon, yakni Kasat Reskrim Polres Inhu, Ketua Bawaslu Inhu, dan Kasi Pidum Kejari Inhu.

Baca: Diduga Gelembungkan Suara Caleg PPP, Bawaslu Inhu Periksa Panitia Pemilih Kecamatan (PPK)

Sementara itu, Polres Inhu pada Jumat (14/6/2019) kemarin sudah melimpahkan berkas perkara dugaan penggelembungan suara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu.

Kasi Intel Kejari Inhu, Bambang Dwi Saputra menyampaikan kemungkinan berkas itu selesai diperiksa pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

Bambang juga menyampaikan pihaknya sudah selesai memeriksa berkas perkara dugaan politik uang dengan satu orang tersangka berinisial Tb.

"Kamis kemarin sudah selesai diperiksa, masih P 19. Senin besok mungkin baru diantar lagi," katanya. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved