Siak

Siak Jadi Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII 2020

Ia meminta dukungan masyarakat dan media untuk menggaungkan pelaksanaan iven JKPI pada 2020 nanti.

Siak Jadi Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII 2020
istimewa/foto kiriman humas Setdakab Siak
Bupati Siak Alfedri bersama Bupati Karangasem I Gusti Ayumas Mantri hadir pada acara Festival dan Rakernas JKPI 2019 di kabupaten itu, akhir pekan ini. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri hadir pada rangkaian Festival Pusaka Nusantara dan Rapat Kerja Nasional VII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2019 di Karangasem, Bali 2 hari lalu. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kabudayaan RI Muhadjir Efendi, dan dihadiri Wakil Gubernur Bali, serta perwakilan dari anggota JKPI se-Nusantara dan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Mantri.

"Kita hadir di sana untuk melihat langsung kegiatan Festival Pusaka Nusantara, karena tahun depan Siak yang menjadi tuan rumah," kata Alfedri, Minggu (16/6/2019).

Ia mengungkapkan acara tersebut dipusatkan di Taman Budaya Candra Bhuana Kota Amlapura Karang Asem Bali. Alfedri juga mengakui tema yang diangkat di Bali sangat menarik, yakni Jiwa Budaya Nasional.

"Kegiatan itu sangat semarak, karena juga sekaligus HUT Kota Amlapura ke-379. Kemeriahan kegiatan di Bali menjadi barometer buat kita untuk tahun depan," kata dia.

Baca: Karyawan di Siak Riau Ini Dipaksa Pensiun, Pesangon Tidak Diterima Penuh

Bupati Siak Alfedri juga salah seorang Dewan Presidium JKPI 2019. Ia mengatakan kehadirannya juga diharapkan Bupati Karangasem.

Ia meyakini siap melaksanakan iven yang sama pada 2020 di Siak. Karena itu, ia belajar banyak pada kegiatan 2019 di Bali, agar tahun depan di Siak semakin semarak dan meriah.

"Insya Allah, Siak siap sebagai tuan rumah pada iven JKPI ke VIII mendatang. Untuk itu karena kita ingin hajat kita berlangsung meriah tentunya terlebih dahulu kita beriktikad memeriahkan hajat yang sama di negeri orang," kata Alfedri.

Lanjutnya, pada iven budaya tahunan yang digelar itu diikuti 64 kabupaten dan kota se-Nusantara anggota JKPI, termasuk Kabupaten Siak.

Antusiasme kabupaten dan kota anggota JKPI itu kata Alfedri tinggi karena selain sebagai ajang promosi pariwisata, juga dimaksudkan untuk melestarikan cagar budaya dan bangunan, serta benda pusaka yang bernilai sejarah tinggi.

Baca: Karutan Siak Akhirnya Dicopot Persis 1 Bulan Pasca Peristiwa Kerusuhan Serta Kaburnya Tahanan & Napi

"Iven JKPI ini digelar setiap tahun, salah satu tujuannya untuk mempromosikan budaya dan pariwisata. Nah, Kabupaten Siak tahun depan akan menjadi tuan rumah yang tentu akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah," terangnya.

Sebagai contoh kata Alfedri, pematangan konsep destination branding Kabupaten Karangasem yaitu Karangasem The Spirit of Bali.

Lewat motto itu Pemkab Karangasem menggambarkan upaya untuk menjaga seluruh aset sejarah budaya, terutama yang berelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang diwariskan dalam berbagai bentuk. Di antaranya, aset pusaka Budaya Ragawi seperti, Puri Agung Karangasem,Puri Gede Karangasem.

Sedangkan Siak juga punya branding Siak The Truly Malay, dan memiliki iven yang berkelas baik nasional maupun international seperti Tour de Siak.

Baca: WISATA Pilihan di Riau Saat Libur Lebaran 2019, Grand Canyon Riau di Kampar dan Turap Singapura Siak

"Dengan wadah JKPI kita dapat melindungi seluruh aset yang kita punya khususnya yang berkorelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang diwariskan dalam berbagai bentuk," kata dia.

Ia meminta dukungan masyarakat dan media untuk menggaungkan pelaksanaan iven JKPI pada 2020 nanti. Selain itu, pegiat aneka kuliner dan kerajinan masyarakat Siak diberikan kesempatan untuk tampil selama kegiatan. (Tribunsiak.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved