Pekanbaru

Penerbitan IMB di Kota Pekanbaru Bakal Diperketat Sebagai Upaya Pencegahan Banjir

Para pengembang dan masyarakat yang hendak mendirikan bangunan harus melengkapi dokumen rekomendasi pencegahan banjir.

Penerbitan IMB di Kota Pekanbaru Bakal Diperketat Sebagai Upaya Pencegahan Banjir
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Ratusan rumah di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru terkena dampak banjir, Selasa (11/12/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT memerintahkan instansi terkait untuk mengawasi pendirian bangunan. Ia ingin penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diperketat.

Mereka yang hendak mendirikan bangunan harus mengantongi dokumen rekomendasi pencegahan banjir.
Ia menegaskan bahwa kawasan pemukiman yang baru harus memenuhi level bebas banjir.

Saat proses penimbunan harus diawasi dengan baik, agar pemukiman lebih tinggi dari permukaan air

"Upaya ini tidak cuma untuk pengawasan. Tapi juga untuk penataan lingkungan," jelasnya kepada Tribun, Minggu (16/6/2019).

Ia menilai para pengembang dan masyarakat yang hendak mendirikan bangunan harus melengkapi dokumen rekomendasi pencegahan banjir.

Baca: Kurangi Dampak Banjir, Sungai Bintungan di Perbatasan Pekanbaru- Kampar Bakal Dinormalisasi

Adanya rekomendasi ini untuk mempertimbangkan tinggi tanah dengan tinggi permukaan air di sekitarnya.

Mereka harus melengkapinya saat mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). "Jadi lokasi pemukiman harus tinggi dari permukaan air," ulasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan bahwa pihaknya sudah memperketat pengawasan atas  rekomendasi pencegahan banjir.

Pihaknya meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya banjir di kawasan bangunan atau pemukiman baru.

Indra menyebut bahwa bangunan saat ini harus kantongi berada di level bebas banjir.

Baca: Genangan Air Sempat di Atas 50 Cm BPBD Siapkan Perahu Karet, Banjir di Pekanbaru Sudah Mulai Surut

"Sejak awal sudah kita awasi, tinggi timbunan jangan sampai berada di bawah level banjir tertinggi," ujarnya.(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved